Proyek USB SMK/SMAN Sarat Korupsi

Salah satu proyek pembangunan gedung USB SMK/SMAN tahun anggaran 2016 yang diduga sarat kolusi dan korupsi.

Salah satu proyek pembangunan gedung USB SMK/SMAN tahun anggaran 2016 yang diduga sarat kolusi dan korupsi.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Bau tak sedap tercium dari Pendidikan Tinggi dan Menengah (Dikmenti) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Direktur Infrastruktur Watch, Syamsul Bahri Siregar menuding, proyek pembangunan gedung Unit Sekolah Baru (USB) SMK/SMAN tahun anggaran 2016 ini sarat kolusi dan korupsi. Proyek yang tersebar di 10 lokasi di Jabar itu disinyalir menjadi bancakan.


Ke-10 proyek tersebut terletak di SMKN 1 Talaga Kab. Majalengka dengan anggaran Rp 5,8 miliar dimenangkan PT Aza Banar, SMAN Pagelaran Kab. Cianjur anggaran Rp 5,8 miliar dimenangkan PT Citra Mutiara Bangun Persada, SMKN 2 Cipunagara Kab. Subang anggaran Rp 5.867.000.000 dimenangkan PT Joglo Multi Ayu, SMKN 1 Maniis Kab. Purwakarta anggaran Rp 5.867.000.000 dimenangkan PT Hamparan Bukit Barisan, SMKN 1 Pertanian Sukaraja Kab. Sukabumi anggaran Rp 5.867.000.000 dimenangkan Niagara Asri Karyatama, SMKN 1 Kemang Kab. Bogor anggaran Rp 5.867.000.000 dimenangkan PT Anugerah Bangun Kencana, SMKN Kapetakan Kab. Cirebon anggaran Rp 5,8 miliar dimenangkan PT Somba Hasbo.

Selain itu, di SMAN 31 Kab. Garut anggaran Rp 5,8 miliar dimenangkan PT Mahakarya Utama Abadi, SMKN Cilebak Kab. Kuningan anggaran Rp 5,8 miliar dimenangkan PT Surti Karya Perdana, dan SMKN Cisarua Kab. Bandung Barat anggaran Rp 5.867.000.000 dimenangkan PT Ridha Tri Utama.

“Mulai dari proses lelang sampai dengan pelaksanaan pekerjaan di lapangan banyak aturan yang ditabrak oleh Pokja, rekanan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diduga keras ikut serta didalam bancakan kegiatan pembangunan USB SMA/SMK ini,” beber Syamsu kepada Pojokbandung, Rabu (28/12).

Hasil investigasi Infrastruktur Watch, kata Syamsul, proyek pembangunan USB SMK/SMAN di 10 lokasi ini amburadul dan acak-acakan di lapangan. Temuan tersebut, kata dia, dibenarkan oleh PPK Dikmenti Provinsi Jabar dengan membayar 100 persen pekerjaan pihak ketiga (rekanan). “Padahal pekerjaan di lapangan tidak selesai sesuai dengan kontrak,” tandas Syamsul.

Tak hanya itu, Perka LKPP No 19 Tahun 2014 tentang Pembayaran Prestasi Pekerjaan pada Pekerjaan konstruksi tidak diindahkan dan ditabrak oleh pejabat terkait. “Hasil temuan kami di lapangan para kontraktor hanya mengerjakan pelaksanaan dengan persentase 40 persen, 50 persen, 70 persen dan 90 persen. “Ini sudah tindakan perampokan uang negara secara bersama-sama,” tegas Syamsul.

Selain itu, konsultan perencana dan konsultan pengawas tidak perna turun ke lapangan. Karena itu, Syamsul mendesak seluruh pihak terkait, baik gubernur, DPRD Jabar, BPKP dan Inspektorat Jabar turun tangan. Sebab, lanjut dia, jangan sampai program ini disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertangung jawab.

“Apalagi di tahun anggaran 2017 kewenangan SMK dan SMA dipegang penuh oleh Disdik Jabar. Pembenahan sumber daya manusia sangat dibutuhkan didalam penanganan program ini,” tambahnya.

Karena itu, Syamsul mendesak BPKP dan Inspektorat Provinsi Jabar segera melakukan pencegahan serta pengecekan terhadap kegiatan ini.
Bagaimana tanggapan Kabid Dikmenti Disdik Jabar, Dodin Rusmin Nuryadin? Saat wartawan Pojokbandung mengonfimasi temui Infrastruktur Watch ini, Dodin berkomentar. Berkali-kali media ini hendak meminta penjelasan, namun Dodin tidak bisa ditemui di ruang kerjanya. Begitu juga surat konfirmasi tertanggal 4 November 2016 lalu, tidak direspons. Dodin hanya melimpahkan permasalahan tersebut ke Sidiq, salah seorang stafnya. (man/mun)

Lokasi Proyek USB SMAN/SMKN:
1. SMK Negeri 1 Talaga Kab. Majalengka
Pagu Rp 5.800.000.000
HPS Rp 5.798.703.000
Pemenang PT. Aza Banar

2. SMA Negeri Pagelaran Kab. Cianjur
Pagu paket Rp 5.800.000.000
HPS Rp 5.799.957.000
Pemenang PT. Citra Mutiara Bangun Persada

3. SMKN 2 Cipunagara Kab. Subang
Pagu Rp 5.867.000.000
HPS Rp 5.863.000.000
Pemenang PT. Joglo Multi Ayu

4. SMKN 1 Maniis Kab. Purwakarta
Pagu Paket Rp 5.867.000.000
HPS Paket Rp 5.863.000.000
Pemenang PT. Hamparan Bukit Barisan

5. SMK Negeri 1 Pertanian Sukaraja Kab. Sukabumi
Pagu Rp 5.867.000.000
HPS Rp 5.866.183.000,00
Pemenang Niagara Asri Karyatama

6. SMK Negeri 1 Kemang Kab. Bogor
Pagu Rp 5.867.000.000
HPS Rp 5.866.951.000
Pemenang PT. Anugerag Bangun Kencana

7. SMK Negeri Kapetakan Kab. Cirebon
Pagu Rp 5.800.000.000
HPS Rp 5.794.999.000
Pemenang PT Somba Hasbo

8. SMA Negeri 31 Kab. Garut
Pagu Rp 5.800.000.000
HPS Rp 5.793.173.000
Pemenang PT. Mahakarya Utama Abadi

9. SMK Negeri Cilebak Kab. Kuningan
Pagu Rp 5.800.000.000
HPS Rp 5.793.360.000
Pemenang PT. Surti Karya Perdana

10. SMK Negeri Cisarua Kab. Bandung Barat
Pagu Rp 5.867.000.000
HPS Rp 5.855.450.000
Pemenang PT. Ridha Tri Utama

Loading...

loading...

Feeds