Emil Sebut Perempuan Kini Banyak Peluang Berdaya Mandiri

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Perempuan hari ini memiliki banyak peluang untuk berdaya secara mandiri. Pada peringatan Hari Ibu tingkat Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung Selasa (27/12/2016), Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyatakan apresiasinya terhadap perempuan Indonesia yang mulai mampu menunjukkan kapabilitasnya untuk terlibat dalam pembangunan negara.


Saat membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ridwan Kamil mengatakan, jumlah perempuan dan anak saat ini mencapai 80% dari total penduduk Indonesia. Keduanya merupakan sumber daya potensial dalam pembangunan. Untuk itu, semangat kesetaraan gender semakin digaungkan untuk mencapai target dunia dimana komposisi perempuan dan laki-laki menjadi 50:50 pada tahun 2030.

Ridwan sendiri mengapresiasi pencapaian Indonesia yang telah menjadi satu-satunya negara yang memiliki jumlah menteri perempuan terbanyak, yakni berjumlah 9 (Sembilan) menteri. Hal tersebut menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak dan kemampuan yang sama untuk berada pada level tinggi dalam pembangunan.

Meskipun demikian, lanjutnya, bukan berarti demi ketercapaian target perempuan harus dipilih tanpa melihat kualitas dan kemampuannya. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar perempuan lainnya juga dapat turut menunjukkan kemampuannya agar terpilih oleh sistem untuk berperan serta dalam meningkatkan kemajuan bangsa.

“Kaum perempuan tolong tunjukan semangatnya, tunjukkan profesionalitasnya, tunjukkan daya saingnya supaya sistem bisa memilih perempuan lebih banyak,” tutur Ridwan Kamil.

Tak lupa ia mengingatkan kepada perempuan agar mengoptimalkan perannya dalam menjaga keutuhan keluarga. Bagi Emil, panggilan akrabnya, keluarga adalah pilar yang menentukan kekokohan bangsa dan negara.

“Masa depan bangsa ini ada di tangan keluarga. Kalau keluarganya runtuh, bangsa ini ikut runtuh. Kalau keluarganya kuat, maka negara ini juga kuat,” ucapnya.

Ia menambahkan, prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki dimulai mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu keharmonisan keluarga, saya titip kepada ibu-ibu di bandung, agar lebih dikuatkan. Kalau itu dikuatkan, kekuatan keluarga akan mengokohkan kualitas (pembangunan) di Kota Bandung,” pesannya.

Peringatan Hari Ibu secara nasional tahun ini mengambil tema “Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan”. Tema tersebut diambil dari kampanye nasional “Three-Ends” yang mencakup tiga tujuan tersebut.

Secara global, kampanye perlindungan perempuan dan kesetaraan gender diwujudkan dalam kampanye “He for She” yang turut melibatkan peran serta laki-laki. Dalam hal ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendapatkan pin “He For She” (Kesetaraan Gender) tahun 2016 dari Presiden RI Presiden Joko Widodo sebagai wujud apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah kota atas kepedulian terhadap perempuan dan anak. (mur)

Loading...

loading...

Feeds