Ujian Nasional Tetap Berlaku, Mendikbud Pasrah

Mendikbud Muhadjir Effendy

Mendikbud Muhadjir Effendy

POJOKBANDUNG.com- SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung menjelaskan, Ujian Nasional (UN) tetap digelar dengan sejumlah perbaikan. Di antaranya, perbaikan kualitas guru.


UN digelar seperti tahun lalu menggunakan tiga mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, ditambah mapel sesuai jurusan.

Kemudian, USBN diadakan dengan menggunakan kisi-kisi nasional di luar mapel yang diujikan dalam unas. “Sehingga nantinya ada penyempurnaan terhadap hal itu (USBN),” ujarnya.

Pramono menuturkan, melalui UN diharapkan ada pemerataan kualitas antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.

“Kalau kemudian ini tidak dijalankan, bisa menimbulkan kesenjangan baru antara sekolah yang bagus dan tidak bagus,” lanjut politikus PDIP itu. Terutama antara sekolah di Jawa dan luar Jawa.

Apakah itu berarti UN juga akan tetap menjadi penentu kelulusan, Pramono tidak memberikan jawaban pasti.

“Yang sekarang ini berlaku, tetap diberlakukan,’’ tambahnya. UN tetap berlaku, kemudian ditambahkan USBN yang dikelola daerah dengan kisi-kisi nasional.

Mendikbud Muhadjir Effendy menolak berkomentar atas keputusan ini. Dengan tetap berlakunya UN, maka pihaknya tinggal melanjutkan karena programnya sudah ada.

Disinggung mengenai perbaikan kualitas guru, pihaknya menyebutkan sejumlah langkah. Di antaranya, dengan mengadakan workshop.

“Termasuk melibatkan guru untuk membikin soal dengan muatan standard nasional,” ujarnya. Para guru itu akan berada di bawah kendali Badan Standard Nasional Pendiikan  (BSNP) dan diawasi oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendiikan (LPMP). (byu/wan/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds