Ormas Asing Dilegalkan, Wagub Jabar Waspadai Bahaya Paham Komunis

POJOKBANDUNG.com- BANDUNG- Adanya berbagai ancaman baik dari pihak luar maupun dalam harus disadari betul oleh seluruh elemen di Tanah Air. Terlebih, saat ini gangguan multidimensi itu sudah semakin terasa dan akan lebih buruk jika tidak diantisipasi dengan baik.
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjelaskan, ancaman dari luar itu menyerang berbagai lini baik politik, sosial, budaya, hingga peredaran narkoba. Lahirnya ekstrimisme di Tanah Air pun merupakan ancaman serius yang harus segera diatasi.
Oleh karena itu, menurutnya penerapan pemahaman bela negara kepada seluruh masyarakat pun harus multidimensi. Salah satunya dengan mengingatkan setiap warga akan pentingnya menjaga sumber daya alam yang dimiliki.
“Guru dan dokter di daerah terpencil pun bela negara. Melawan kemiskinan juga bela negara,” katanya.
Deddy pun menilai, menjaga dan menjunjung tinggi ideologi yang ada dalam Pancasila dan UUD 1945 sebagai wujud bela negara. Oleh karena itu, dia berharap seluruh elemen di negeri ini bisa lebih serius dalam menjaganya.
Dia mengkritisi diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2016 Tentang Organisasi Kemasyarakatan yang baru saja ditandatangani Presiden Joko Widodo. Menurutnya, PP itu bisa saja melunturkan ideologi yang kita anut saat ini.
Pasalnya, PP tersebut membolehkan warga negara asing untuk mendirikan ormas di Indonesia. Dia mengaku khawatir dengan adanya ormas asing akan semakin memperluas peredaran paham komunis di Indonesia. (mun)


Loading...

loading...

Feeds