Indonesia Kena Denda Rp 67 Juta

Suporter Timnas Indonesia. Foto: Miftahul Hayat/ Jawa Pos

Suporter Timnas Indonesia. Foto: Miftahul Hayat/ Jawa Pos

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Kegagalan Indonesia menjuarai Piala AFF 2016 semakin ‘lengkap’ dengan sanksi yang dipastikan akan dijatuhkan AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara) terkait penyalaan flare di Stadion Pakansari.

Kabarnya, Indonesia akan dikenai denda sebesar lima ribu dollar AS atau sekitar Rp67 juta.

Denda ini harus diterima Indonesia akibat ulah suporter yang menyalakan flare saat Indonesia menjamu Vietnam dalam laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Bogor.

Sekjen PSSI Ade Wellington awalnya mengatakan Indonesia hanya mendapat sanksi ringan dari AFF.

“Hanya sanksi kecil. Kalau hukuman pertandingan tidak,” kata Ade singkat ketika ditemui saat penjemputan Timnas Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (18/12).

Menurut Ade, bukan hanya Indonesia yang terkena saksi tersebut, tapi juga Thailand dan Vietnam.

Penggunaan flare dalam pertandingan sepak bola dilarang keras oleh FIFA. Pasalnya, asap yang mengepul usai flare dinyalakan mengganggu jalannya pertandingan.

“Thailand, Vietnam semuanya kena (sanksi) Flare. Ada sedikit teguran buat kita. Denda juga ada,” kata Ade tanpa menyebut jumlah denda yang diterima Indonesia.

Namun, ketika ada salah satu wartawan yang menyebut angka denda sebesar lima ribu dollar AS, Ade mengamininya.

“Nah, itu sudah dapat bocoran (jumlah denda),” kata Ade.

Pada laga leg kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, sebuah flare atau suar juga diterbangkan suporter Thailand dari tribun timur Stadion Rajamangala.

Bahkan flare yang yang dilemparkan suporter Tim Gajah Perang itu jatuh tepat di tengah lapangan dan membuat asap putih di tengah lapangan. Ironisnya, suporter Thailand malah bertepuk tangan dengan kejadian itu. (fat/ps/pojokbandung)

loading...

Feeds

HNW Tak Percaya Survei Charta Politika

Survei terbaru Charta Politika yang digelar pada 1-9 Maret 2019 menunjukkan selisih elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto yakni berkisar …

Peduli RTH, PT. WOM Finance Bangun Taman

Dalam upaya menjaga kualitas udara di lingkungan perkotaan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat diperlukan. Namun, untuk membangun ketersediaan ruang hijau …