Ayi Hambali Minta Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Disetop

Anggota DPD RI Ayi Hambali (paling kanan) bersama rombongan saat meninjau lokasi proyek KA Cepat Jakarta-Bandung.

Anggota DPD RI Ayi Hambali (paling kanan) bersama rombongan saat meninjau lokasi proyek KA Cepat Jakarta-Bandung.

 


POJOKBANDUNG. com, CIKALONG WETAN– Pembangunan kereta api cepat Jakarta – Bandung menurut Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ir H Ayi Hambali, sebaiknya dihentikan dan dilakukan evaluasi secara lebih konferehensif dan menyeluruh.

Hal itu diungkapkan Senator asal Jawa Barat, Ayi Hambali dalam rapat kerja BAP DPD RI, di aula Kecamatan Cikalong wetan Kab. Bandung Barat, baru-baru ini.

Usulan penghentian proyek pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung itu, menurut Ayi Hambali tentunya bukan tanpa alasan. Menurut Ayi Hambali, Pemprov Jabar dan Pemkab-pemkab belum selesai melakukan revisi Perda RTRW dikarenakan belum ada revisi RTRW Nasional, sebagai payung hukumnya.

“Disamping itu terdapat banyak kekurangan dalam analisa dampak lingkungan yang dihawatirkan akan menyebabkan berbagai dampak negatif dan banyak korban di kemudian hari,” ujar Ayi yang juga pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Alfalah-Dago, Kota Bandung.

Lebih dari itu, menurut Ayi Hambali, daerah sekitar rencana Stasiun Walini merupakan pertemuan tiga patahan geologis yang sangat rawan bencana.

“Jadi menurut saya proyek ini harus dihentikan, karena manfaat untuk masyarakat belum jelas tapi kemadaratannya sudah begitu nyata,” tandas Ayi Hambali.

Rapat kerja BAP DPD RI ini dihadiri Kepala BPLHD Jabar, KBB dan Purwakarta, Kepala BPN TR, dan Kepala Bappeda, Camat Kec. Cikalong wetan, dan para kades yang terkena proyek pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung. (nto)

Loading...

loading...

Feeds