Ini 6 Kunci Kemenangan Indonesia Atas Thailand

Selebrasi punggawa-Timnas Indonesia.

Selebrasi punggawa-Timnas Indonesia.

 


POJOKBANDUNG.com, BOGOR–Indonesia kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tim underdog yang tak boleh dipandang sebelah mata di Piala AFF 2016. Pada leg pertama laga final di Stadion Pakansari, tadi malam, Timnas Garuda mampu mengalahkan Thailand, 2-1.

Sempat tertinggal lebih dulu oleh sundulan akurat Teerasil Dangda, memanfaatkan umpan Theerathon Bunmathan, Indonesia bangkit di babak kedua dengan mencetak dua gol.

Masing-masing lewat sepakan jarak jauh Rizky Pora dan sundulan Hansamu Yama Pranata dari situasi sepak pojok.

Kemenangan ini jelas di luar prediksi, bahkan sebelum laga sejumlah bursa taruhan mengunggulkan Thailand bisa menang minimal satu bola.

Nah, apa yang membuat Timnas Garuda bisa mengalahkan Gajah Putih? Berikut 6 kunci kemenangan Indonesia atas Thailand:

1. Semangat

Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl mengakui kualitas Thailand berada satu level di atas skuat Garuda. Namun, semangat juang pemainlah yang menjadi faktor penting kemenangan di leg pertama final Piala AFF 2016 ini.

Meski tampil di kandang lawan, Thailand justru mampu mendominasi penguasaan bola sebanyak 57 persen berbanding 43 persen untuk Indonesia. Menurut Riedl, faktor kemenangan yang diraih Indonesia tak terlepas dari semangat juang Boaz Solossa dan kawan-kawan di lapangan.

Skema pertahanan yang solid ini membuat para penyerang Thailand kesulitan masuk ke area berbahaya Indonesia.

Patut jadi catatan soal gol Thailand, memang disebabkan karena dua bek tengah lengah dan presingnya terhadap Teerasil Dangda sedikit longgar. Sehingga penyerang Thailand itu berada pada posisi tak terkawal ketika menerima umpan crossing.

Kredit buat Benny Wahyudi yang sukses membekuk Chanathip Songkrasin yang tidak mendapatkan banyak kesempatan melakukan aksi. Pemain yang dijuluki Lionel Messi dari Thailand ini tak mampu menundukkan Benny.

3. Perubahan Strategi Riedl
Kamis, 15 Desember 2016 | 08:13 WIB
6 Kunci Kemenangan Indonesia Atas ThailandPiala AFF 2016 Medil Halide

Alfred Riedl memang pelatih brilian. Sulitnya barisan penyerang menembus pertahanan Thailand di babak pertama karena hanya bertumpu pada serangan kedua sayap membuat Riedl merubah strategi.

Kabarnya, pelatih Alfred Riedl sempat marah dengan performa anak asuhnya pada babak pertama dan membakar motivasi para Boaz Solossa dan kolega.

Riedl juga memberikan instruksi kepada kedua pemain sayap agar bermain lebih ke dalam, dan mengupayakan tendangan dari luar kotak penalti.

Strategi ini terbukti cukup jitu. Termasuk dua gol Indonesia pada paruh kedua, tidak lepas dari perubahan strategi Riedl itu.

Gol Rizky Pora memang berawal kesalahan umpan pemain Thailand. Tapi saat menerima bola, Rizky berada di tengah, bukan di sayap kiri, posisi sebenarnya. Kemudian melewati satu pemain sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Sama halnya untuk gol kedua. Sepak pojak itu lahir dari upaya Kawin menepis sepakan keras Zulham Zamrun. Penyerang sayap Persib itu sendiri sebelumnya merengsek ke tengah sebelum melakukan one-two dengan Boaz yang diakhiri tendangan keras.

Bola ditepis Kawin dan berbuah sepak pojok. Seperti diketahui dari sepak pojok ini berbuah gol oleh sundulan Hansamu Yama Pratama.
4. Mobilitas Manahati

Manahati Lestusen kembali bermain apik tadi malam. Seperti kala menghadapi Vietnam, ditempatkan sebagai gelandang bertahan, Manahati sangat mobile. Di mana bola berada, terutama saat diserang, selalu ada Manahati melakukan pressing.

Bukan hanya itu, Manahati piawai memotong serangan lawan dan beberapa kali membantu serangan. Bahkan saat Benny Wahyudi digantikan Lebry, ia ditempatkan sebagai bek kanan. Manahati tetap rajin membantu serangan dan tentu saja tetap solid menjaga pertahanan.

Tidak tampil pada posisi terbaiknya, pemain yang membela klub PS TNI ini tetap tampil apik dan mampu menggantikan peran Benny untuk mematikan Chanathip Songkrasin.

5. Pentingnya Kehadiran Hansamu

Sebelum Piala AFF 2016 dimulai Hansamu Yama banyak disorot karena menjadi penyebab cederanya Irfan Bachdim. Ia juga bukan pilihan utama Riedl pada tiga laga perdana.

Tapi Absennya Yanto Basna dan Fachrudin pada semifinal pertama melawan Vietnam, membuat Riedl memberinya kepercayaan berduet dengan Manahati.
Hansamu Yama pun menjawab kepercayaan itu dengan mencetak gol ke gawang Vietnam dan membantu Indonesia menang 2-1 pada laga itu. Penampilan yang membuatnya kembali dipercaya sebagai starter pada leg kedua.

Saat menghadapi Thailand tadi malam, Hansam kembali mencetak gol penentu kemenangan Indonesia. Sementara dari sisi teknis, Hansamu juga tampil sangat baik. Ia mampu mengawal ketat Teerasil Dangda. Dalam beberapa kesempatan, eks pemain timnas U-19 terus mengikuti pergerakan Dangda meski masih di tengah lapangan.

6. Suporter yang Luar Biasa

Fanatisme supporter Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi. Lautan manusia sudah nampak di sekitar Stadion Pakansari sejak siang sebelum pertandingan dimulai.

Saat laga dimulai, para suporter tidak hentinya bernyanyi bahkan saat laga belum dimulai. Kumandang lagu Indonesia Raya kemudian memunculkan efek magis yang membuat seisi Stadion Pakansari merinding.

Di dalam stadion, dukungan terus bergemuruh dan semakin membuncah saat Rikzy Pora mencetak gol penyama kedudukan. Euforia semain terasa saat Hansamu Yama membawa Indonesia unggul.

Sorak-sorai terus bertahan hingga laga usai. Padahal, sebagian dari mereka sudah menguras tenaganya untuk antri tiket sejak Selasa (12/12) dini hari. Luar biasa!

Namun, ada catatan yang juga perlu dipertimbangkan. Pada laga ini, supporter Indonesia lagi-lagi menyalakan suar. Hal ini sangat dilarang di pentas sepakbola internasional dan Indonesia pernah terkena hukuman karena aksi seperti ini.

(fat/pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …