Ratusan Ribu Guru Akan Doa Bersama, Bela Asep Hilman

Guru Indonesia. Foto: IST

Guru Indonesia. Foto: IST

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat bakal menggelar aksi besar-besaran dalam waktu dekat.


Aksi dilakukan sebagai bentuk dukungan dan solidaritas atas kasus yang menjerat Kadisdik Jabar, Asep Hilman.  Rencananya, para guru menggelar doa bersama di seluruh kota/kabupaten serentak di Jawa Barat.

Menurut Ketua PGRI Jawa Barat Edi Permadi, pihaknya akan segara melakukan koordinasi dengan ketua PGRI di masing-masing kota/kabupaten. Itu dilakukan untuk mematangkan rencana aksi.

”Rencananya akan dilakukan di Kota dan Kabupaten Sukabumi terlebih dahulu. Lalu, dilanjut dengan wilayah lainnya,” ucap Edi, Selasa (13/12/2016).

Tidak hanya gelar doa bersama, pihaknya juga akan mengerahkan seluruh guru yang tercatat di PGRI Jawa Barat untuk melakukan demonstrasi.

Tercatat, jumlah anggota PGRI Jawa Barat saat ini mencapai 500 ribu guru. Baik guru dengan status PNS atau guru status pengajar sekolah swasta. Untuk sementara, kata dia, pihaknya akan menjenguk Asep yang kini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bandung.

”Ini bagian dari dukungan moril lainnya agar Pak Asep bisa menjalani cobaan dengan tabah,” ungkap Edi.

Untuk dukungan hukum, pihaknya telah meminta salah satu anggota untuk mendampingi kasus hukum Kadisdik Jawa Barat. Pihaknya khawatir, kasus aksara Sunda tersebut tidak berjalan dengan semestinya.

Pihaknya tetap memandang, kasus hukum yang menimpa Kadisdik Jawa Barat tidak seharusnya terjadi. Dalam kesempatan tersebut, Edi juga berharap agar para penegak hukum segera mencari pelaku yang sebenarnya.

”Kami sangat mendukung dengan  pemberantasan korupsi, akan tetapi hukum juga harus melihat siapa pelaku yang sebenarnya,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Hilman diamankan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Jumat (9/12/2016). Setelah sekitar tujuh jam pemeriksaan, Asep langsung dibawa ke Lapas Sukamiskin.

Kasus yang menerpa Asep terjadi pada pengadaan buku Aksara Sunda pada Maret-April 2010 dengan menyampaikan Dokumen Pelaksaan Anggaran (DPA) murni pada 19 Januari 2010 yang ditandatangani oleh Asep Hilman sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen).

Akan tetapi, Asep Himan resmi menjabat sebagai Kabid Dikmen sejak 28 Januari 2010.

Lalu pada 20 Mei 2010, terbit surat bahwa pengadaan buku dialihkan bukan dilakukan oleh Pendidikan Menengah. Melainkan dilakukan oleh Subbag Umum.

Selain itu, pada 21 Juni 2010 Kadisdik Jawa Barat Wahyudi Jarkasih mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pengadaan Lelang dan Pemeriksaan.

(nit/mam/jpg)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …