Wah, Proyek Pembangunan Pasar Atas Cimahi Terancam Mandek

Pembangunan Pasar Atas Barokah Kota Cimahi

Pembangunan Pasar Atas Barokah Kota Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Setelah Walikota Cimahi nonaktif Atty Suharti ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pembangunan Pasar Atas Baru terancam mandek.


Pemerintah setempat tampaknya ketakutan memakai dana pembangunan yang bersumber dari anggaran pinjaman tahap kedua yang akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang.

Atty Suharti bersama suaminya Itoc Tochija ditetapkan sebagai tersangka kasus penyuapan sebesar Rp500 juta. Selain itu,  dua pengusaha yang menyuap Atty terkait proyek pembangunan Pasar Atas Baru tahap II juga dijebloskan ke sel.

Pembangunan tahap pertama pasar yang dinamai Pasar Atas Barokah tersebut dianggarkan sebesar Rp 43 miliar, sedangkan tahap kedua sekitar Rp 60 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Muhammad Yani mengatakan, pascapenangkapan walikota nonaktif oleh KPK, pihaknya menjadi harus menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku pemberi rekomendasi dan pihak bank selaku pemberi pinjaman.

Pemkot pun, sebutnya, sudah berkonsultasi ke pihak terkait, pekan lalu. “Dan kami akan membahasnya bersama TAPD, sekaligus konsultasi juga bersama DPRD. Tapi sebelum itu dilakukan, kami kita juga menunggu hasil evaluasi gubernur dan rekomendasinya tentu kami juga akan meminta pendapat dari dinas terkait,” terangnya.

Sekalipun belum dipastikan kapan pertemuan itu akan dilaksanakan, Yani mengakui, tidak tertutup kemungkinan pertemuan menghasilkan keputusan pembatalan proses pinjaman untuk pembangunan.

“Ya, kemungkinan (pembatalan pinjaman) itu ada. Kalau skenarionya seperti itu kami akan bahas dengan DPRD, khususnya Bangar (badan anggaran) untuk mencari sumber pengganti, seperti menggeser anggaran dari program lain. Kalau ke Pusat atau Provinsi sudah enggak mungkin,” terangnya.

Disinggung soal kasus suap yang menjerat Atty, Yani menjelaskan itu berhubungan dengan pelaksanaan pembangunan yang akan datang.

“Informasi dari KPK, kasus itu kaitannya dengan pelaksanaan tahap dua, tahap dua belum lelang. Ya, mudah-mudahan tidak akan berpengaruh pada tahapan pembangunan,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …