Abubakar: Jadi Tokoh Masyarakat Harus “Peurahan”

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Selain harus dikenal masyarakat dan berkepribadian baik menjadi tokoh masyarakat juga harus “Peurahan”. Dalam artian memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai dalam mengurus dan menjadi penyambung lidah masyarakat di samping harus mampu memberikan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.


Hal tersebut diutarakan Bupati Bandung Barat, H Abubakar kepada sekitar 362 perwakilan tokoh masyarakat yang berasal dari 162 desa dan 16 kecamatan yang ada di Kab Bandung Barat pada acara Sinergitas Tokoh Masyarakat dalam proses pembangunan yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab. Bandung Barat di Ballroom Lantai 4 Gedung B Komplek Pusat Perkantoran Kab. Bandung Barat, Selasa (29/11).

Karena menurutnya masyarakat kini sudah cerdas dan bisa berfikir jernih dalam menyikapi berbagai fenomena yang terjadi, sehingga sudah tidak bisa lagi diintimidasi serta ditakut-takuti seperti era orde baru dulu.

“Dengan demikian, para tokoh masyarakat harus memiliki kemampuan serta kapasitas yang lebih baik sebagai “peurah” dalam memimpin masyarakat, sehingga masyarakat bisa lebih percaya,” katanya.

Namun yang lebih penting, imbuh Abubakar, sebagai orang yang dihormati bahkan disegani, tokoh masyarakat dituntut untuk lebih mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat untuk meminimalisir terjadinya permasalahan yang lebih besar.

Pada kesempatan tersebut, Abubakar menjelaskan bahwa dalam proses pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, tetapi juga harus ada peran aktif serta partisipasi dari masyarakat agar pembangunan bisa lebih merata.

“Untuk memperingan beban dan mempermudah pekerjaan, mari kita tingkatkan dan gelorakan kembali gotong royong sebagai moto hidup bermasyarakat. Dengan dimikian tidak ada lagi permasalahan dimasyarakat yang tidak bisa diselesaikan, serta tetap perkuat rasa saling menghormati dan menghargai dengan sesama agar tidak timbul permasalahan yang lebih besar,” terang Abubakar. (bwo)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …