PrivyID, Layanan Otentik Tandatangan dan Data Digital

BANDUNG – Semakin berkembangnya kejahatan siber (cybercrime) di Indonesia, yang salah
satunya imbas penyalahgunaan identitas, memunculkan startup PrivyID.


Rintisan usaha digital binaan Indigo Creative Nation (ICN) ini berangkat dari pemikiran
diperlukan data otentik utama. Sebab, setiap orang kini bebas membuat beberapa alamat
email, akun media sosial, hingga menggunakan lebih satu nomor telepon.

CEO PrivyID, Marshall Pribadi mengatakan kemudahan tersebut kerap menjadi masalah
apabila identitas ganda tersebut kemudian digunakan untuk tindak kejahatan.

Di sisi lain, waktu itu sangat berharga terutama bagi pebisnis. Dengan menggunakan
PrivyID, maka bisa menghilangkan biaya pencetakan, amplop dan kertas, biaya kurir,
hingga biaya tenaga penginputan data karena data tersebut sudah terangkum dalam sebuah
akun PrivyID. Pengguna cukup menandatangani secara digital karena tandatangan sudah
tercakup teknik kriptografi muktahir sehingga terkoneksi pada seluruh data otentik.

“Untuk punya akun kami, pengguna harus unggah identitas di KTP (kartu tanda penduduk,
red), foto dari KTP, nomor telepon seluler, spesimen tanda tangan dan email pengguna
yang akan diverifikasi terlebih dahulu. Jika sudah punya akun kami, para penyedia
layanan digital bisa memanfaatkannya otomatis,” katanya di sela-sela ICN Demo Day,
pekan lalu.

Menurut dia, pengguna PrivyID juga bisa merasakan keuntungan karena tidak perlu lagi
mengisi formulir pendaftaran yang panjang setiap kali akan menggunakan aplikasi atau
layanan baru. Cukup berikan PrivyID, maka seluruh formulir tersebut akan terisi.

Bahkan saat akan melakukan pendaftaran di rumah sakit, sebagian besar data otentik
tersebut bisa langsung diberikan sejauh sudah disetujui pengguna akun. Termasuk yang
sudah terintegrasi layanan ojek on demand, bisa tersambung data seperti email, nomor
telepon, hingga panggilan telepon.

Secara regulasi, sambung Marshall, layanan tersebut sejalan dengan Pasal 52 PP 82/2012
tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Yakni Tanda Tangan Elektronik
berfungsi sebagai alat autentikasi dan verifikasi atas identitas para penandatangan dan
keutuhan dan keauntentikan Informasi Elektronik yang ditandatangi.

Pemerintah pun kian gencar mengampanyekan hal tersebut, seperti munculnya gerakan
Sertifikat Digital Nasional dan promosi massal Tanda Tangan Digital beberapa waktu
lalu.

“PrivyID merupakan fasilitator identitas universal dan penyelenggara tanda tangan
elektronik yang sah dan mengikat secara hukum. Kami baru berdiri tahun ini, namun kami
satu-satunya startup di tanah air pada layanan ini dan sudah digunakan banyak klien,”
katanya.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini menyebutkan, kliennya kini sudah
mencapai 60.000 pengguna dari berbagai sektor usaha, dengan keuntungan ikut ICN sudah
dirasakan –selain dapat modal– karena mayoritas pengguna dari Telkom Grup seperti
IndiHome, dan Divisi Enterprise Service Telkom.

Sisa dari total sekitar 10 kliennya antara lain Bussan Auto Finance, Sewa Kamera, dan
para pemain gim online seperti GudangVoucher, Play Game, Market Plays, hingga
Kittendust.Online.

“Kami ingin menjadi pemain utama di bisnis tandatangan elektronik. Dengan ikut ICN,
bisnis kami terakselerasi dengan cepat ke pasar. Pasarnya masih sangat luas, bahkan
Telkom sudah memakai produk kami” kata Marshall.

Menurut dia, keterlibatannya dalam ICN juga memberikan wawasan dari mentor
berpengalaman dengan koneksi industri global, sehingga menajamkan visi PrivyID menjadi
pemimpin global dalam identifikasi dan otorisasi elektronik.

Dirinya optimistis, sekalipun saat ini belum massal di tanah air, namun layanannya
kelak bisa efektif mewujudkan komunikasi antara manusia, organisasi dan mesin dengan
menjaga keaslian, kerahasiaan, integritas, kontrol akses, dan anti-sangkal. (azm)

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …