Kapolres Bandung Imbau Tak Berangkat Unras 2 Desember

 Kapolres Bandung AKBP M. Nazly Harahap, SIK, berbincang dengan Wabup Bandung, Gun Gun Gunawan di Gedung Moch Toha Pemda Kabupaten Bandung, Rabu (23/11).

Kapolres Bandung AKBP M. Nazly Harahap, SIK, berbincang dengan Wabup Bandung, Gun Gun Gunawan di Gedung Moch Toha Pemda Kabupaten Bandung, Rabu (23/11).

SOREANG- Bertempat di Gedung Moch Toha Pemda Kabupaten Bandung Desa Pamekaran Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Pemda Kabupaten Bandung, Jajaran TNI dan Polri  menggelar silaturahmi dengan para Ulama dan Umaro, untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jajaran TNI di hadiri oleh para Danramil, unsur Polri di hadiri oleh para Kabag, Kasat dan para Kapolsek, Pemda Kabupaten Bandung di hadiri Muspida, para Camat dan Kades, Rabu (23/11) pukul 13.30 Wib.


Pada kegiatan tersebut di hadiri Kapolres Bandung AKBP M. Nazly Harahap, SIK, Bupati Bandung H. Dadang M. Nasher, Wakil Bupati H. Gunawan, para Kapolsek, Danramil, Camat, Kades, Muspida, Para Ketua MUI Kecamatan, Ulama, dan OKP, hadir  sekitar 300 undangan hadir dalam kegiatan tersebut.

Bupati Bandung, mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi atas berlangsungnya acara silaturahmi ini. Bupati berharap, mudah-mudahan di Kabupaten Bandung tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atas perkembangan situasi nasional sekarang ini, dengan semangat Sabilulungan mari kita ciptakan situasi wilayah Kabupaten Bandung yang kondusif, Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kondusifitas Wilayah Kab Bandung. Jelasnya

Lebih lanjut, Bupati Bandung dalam paparannya menyampaikan, agar masyarakat Kabupaten Bandung tetap bersatu untuk membangun Kabupaten Bandung yang lebih maju, jangan sampai terpengaruh isu isu yang jelas jelas yang hanya akan merugikan diri kita sendiri.
“Ini bukan masalah etnis, sara, jangan sampai tergiring oleh isu isu, kuatkan di Kabupaten Bandung, kerukunan umat beragama, kerukunan antar umat beragama.

Selain Bupati, Kapolres menyampaikan pesan pesan kepada peserta yang hadir, untuk sama sama menyampaikan kepada masyarakat, agar tidak berangkat  ke Jakarta yaitu pada tanggal 2 Desember, sudah tidak murni lagi, ini sudah di tunggangi oleh orang orang yang akan mengggangu stabilitas keamanan dalam negeri.

Ini merupakan tugas Kepolisian yang cukup berat, menyangkut permasalahan itu sebenarnya sudah selesai karena Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diproses secara hukum, percayakan proses hukumnya kepada Polri. Jelas Kapolres.

Lanjut Kapolres, percayakan kepada aparat Kepolisian mengenai proses hukum kasus ahok yang sedang berjalan ini, kita tau bahwa Kapolri sudah menyampaikan, dua minggu, kasus mantan gubernur jakarta harus secepatnya di limpahkan.

Tuntutannya kan sudah, mengenai status ahok yang di duga melakukan penistaan agama, Polri kan sudah memutuskan hukumnya, Ahok sebagai tersangka.

Kalau bicara agama itu nanti urusannya di akherat, ini ada agenda agenda terselubung, kita renungkan dengan baik, ini masalah ahok masalah pribadinya ahok.

Mari kita sama-sama renungkan dan pikirkan bersama bahwa permasalahan ini sudah bergeser kepada permasalahan Politik dan tidak sesederhana yang mereka pikirkan dan bisa dipastikan bahwa negara tidak mungkin kalah dengan hal-hal seperti ini.

Mari selamatkan, mari sadarkan mereka, agar tanggal 2 Desember tidak ada yang berangkat ke Jakarta, kita himbau agar saudara-saudara kita untuk tidak betangkat ke jakarta.

“Saya minta kepada seluruh yang hadir di sini terutama Kapolsek, Danramil, Camat, Kades untuk menghimbau kepada masyarakat agar tidak berangkat tanggal 2 ke Jakarata, lebih baik kita berdo’a di sini untuk keselamatan negeri ini’. Jelas Kapolres.

“Energi kita jangan hanya terpokus kepada permasalahan Ahok saja, bahwa masih banyak ancaman dari luar secara nyata yang sudah merongrong keamanan negara kita, kita sengaja dikacaukan untuk melupakan ancaman dari luar. Jelas Mayor Tri Harbusania yang mewakili Dandim 0609.

Mayor Tri, juga mengatakan kepada komponen bangsa untuk tidak terpropokasi atas isu sara yang dihembuskan di jakarta mari kita pertahankan Pancasila dan mari kita dukung Presiden kita Bapak Jokowi dalam memimpin bangsa ini.

H. Yayan Hasuna Hudaya, selaku Ketua MUI, mengajak kepada unsur unsur masyarakat, mudah-mudahan warga masyarakat Kab.Bandung tidak tetkontaminasi dengan situasi di Jakarta dan mudah-mudahan Masyarakat Kab.Bandung tidak ada yang berangkat ke Jakarta untuk melakukan unjuk rasa pada tanggal 2 Desember 2016 lebih baik kita berdo’a mudah-mudahan ada jalan terbaik yang diberikan Allah SWT.(azm)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …