Siswa SMP di Bandung Ditodong di Angkot

Terakhir, pelaku kejahatan jalanan nekat beraksi di sore hari. Lima pelajar SMP Negeri 2 menjadi korban penodongan di dalam angkot sepulang dari sekolah.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto, mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung. Ia pun mengintrukskan anggota melakukan tembak di tempat untuk pelaku kejahatan jalanan itu.

“Tembak ditempat kalau bahayakan nyawa orang lain,” ucap Winarto di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (18/11).

Winarto memastikan tak ada ruang bagi penjahat khususnya pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung. Pihaknya sudah membentuk tim berjuluk Prabu untuk memburu pelaku kejahatan jalanan itu.

“Tim sudah di lapangan tinggal tunggu waktunya kami menangkap,” tegasnya.

Kemarin, Kamis (17/11), Kanit Reskrim Polsek Regol AKP Nasrudin membenarkan adanya peristiwa dugaan penodongan di dalam angkot sekitar pukul 15.00 WIB. Menurutnya sejumlah saksi telah dimintai keterangan di Polsek Regol.

“Berdasarkan keterangan sementara, pelaku diduga berjumlah satu orang,” kata Nasrudin di Polsek Regol, Jalan Moh Toha, Kota Bandung, Kamis (17/11) malam.

Nasrudin mengatakan, seorang pelaku dugaan penodongan naik angkot yang sama di perempatan Ciatel-Pungkur.

Kala itu, kata dia, angkot memang hanya berisi lima pelajar SMP 2 dan seorang sopir.

“Tidak lama, pelaku tiba-tiba diduga menodong korban dan diduga mengeluarkan kata ancaman,” jelas Nasrudin.

Lantas, kata Nasrudin, seorang pelajar SMP 2 meloncat keluar di sekitar Jalan Ciatel lantaran panik. Tak berselang lama, beberapa pelajar lainnya juga ikut meloncat di kawasan Jalan Ciatel.

“Nah sisa beberapa orang, turunnya mereka normal di kawasan toko motor lantaran ada penumpang lain yang naik,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan, kata Nasrudin, tidak ada barang berharga yang hilang. Namun, kata dia, seorang pelajar terluka pada bagian jari tangannya yang belum diketahui penyebabnya.

“Keterangan korban, diduga karena senjata tajam. Tapi masih berubah, bisa saja tersangkut besi atau benda lainnya,” ucap Nasrudin seraya menyebut belum bisa menggali informasi lebih jauh lantaran korban mash syok.

“Sampai malam ini kami masih menyelidiki kasus ini,”  tutupnya.(nda)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …