Ribuan Siswa SMP dan SMA Se Jabar Ikuti Pasanggiri Angklung

Pasanggiri angklung. (riana)

Pasanggiri angklung. (riana)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebanyak 1.045 pelajar SMP dan SMA/SMK se-Jawa Barat mengikuti kegiatan Pasanggiri Angklung di Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya, Bukit Dago, Kota Bandung. Kegiatan yang digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk melestarikan, mengembangkan serta memanfaatkan dan mengangkat
seni budaya tradisional.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disparbud Provinsi Jawa Barat, Adja Sondari mengatakan, setidaknya peserta yang hadir berasal dari 23 kota/ kabupaten se-Jawa Barat dimana masing-masing daerah mengirimkan 45 siswa dan siswi.

“Kuota pesertanya kami batasi hanya 45 orang meskipun ada juga permintaan setiap sekolah yang ingin mengirimkan 2-3 grup, tapi karena keterbatasan anggaran makanya kami tidak bisa menampung masukan itu,” jelasnya kepada Radar Bandung di sela-sela kegiatan, Rabu (9/11).

Adja mengungkapkan, alasan kedua tidak semua semua kota/ kabupaten ikut serta dikarenakan ketersedian SDM. Seperti contoh Kabupaten Pangandaran yang terbailang baru berdiri, sehingga tidak mengirimkan putra-putrinya sebagai perwakilan.

“Mungkin belum ada komunitas atau eskul angklung disetiap sekolah dan itu juga yang menghambat mereka hadir. Mudah-mudahan tahun berikutnya semua kota/ kabupaten bisa mengirimkan perwakilannya,” ujarnya.

Menurut Adja, pasanggiri angklung serupa sebelumnya pernah digelar pada 2015 lalu dan 2016 merupakan yang kedua, dan pada kegiatan ini nantinya akan dipilih juara 1, 2, 3 untuk selanjutnya diberikan uang pembinaan, bentuknya bisa saja seperti diberikan pelatihan oleh pelatih berkompeten atau seminar untuk guru-guru agar selanjutnya bisa diajarkan pada siswa.

“Kami juga sudah memiliki agenda di 2017 untuk menambah jenis kesenian lainya selain angklung ada tarian, musik dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang guru seni budaya SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, Lidya Salman sangat optimis penampilan 45 siswa-siswinya akan menjadi yang terbaik saat pasanggiri angklung berlangsung. Berbekal latihan rutin ia mempercayakan gengsi sekolah kepada kemampuan siswa.

“Kalau latihan intennya dua pekan lalu tapi sebelumnya mereka (siswa) sudah sering latihan kan’ sudah jadi ekstrakulikuler,” ungkapnya.

Senada, Ayu Nadila (16) mengatakan, ia datang bersama teman-temannya selain ingin menunjukan prestasi dan kemampuan SMK Negeri 2 Kota Sukabumi dalam hal bermain angklung, ia juga memiliki tujuan ingin melestarikan kesenian tradisional Jawa Barat, angklung.

“Saya sudah latihan angklung sejak dua tahun lalu dan saya siap bersaing. Bila ditanya kenapa memilih alat musik tradisional menurut saya lebih baik main angklung dari pada alat musik modern lain,” tandasnya.(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …