Innalillahi.. Gara-Gara Kehilangan Laptop, Mahasiswi Cantik di Bandung Nekat Gantung Diri

(Kanan) kondisi ditha saat ditemukan sudah tak bernyawa karena gantung diri, ( Kiri ) salah satu foto Dhita kala masih hidup

(Kanan) kondisi ditha saat ditemukan sudah tak bernyawa karena gantung diri, ( Kiri ) salah satu foto Dhita kala masih hidup

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mahasiswa Jurusan Seni Musik Universitas Pasundan (Unpas), Ditha Febriani (20) tewas dalam keadaan tergantung di dalam kamar indekosnya, di Jalan Gegerkalong Girang, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Senin (7/11). Dugaan awal, Ditha tewas akibat bunuh diri dengan cara gantung diri.


“Kesimpulan sementara dari tim Inafis Polrestabes tidak ada bekas luka penganiayaan,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Reny Marthaliana, kepada Wartawan.

Reny menjelaskan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti tewasnya warga Kabupaten Kuningan itu. Sejumlah barang bukti pun diamankan petugas. Antara lain satu unit ponsel, motor Honda Beat putih dengan plat nomor E 3150 ZN dan satu buku diari. “Kemudian sekitar pukul 10.16 WIB korban dibawa ke RSHS,” ujar Reny.

Menurut keterangan pengelola indekos, lanjut Reny, Dhita sempat mengutarakan kesedihannya terkait dengan hilangnya laptop miliknya di dalam kamar indekos. Korban, lanjutnya, juga menceritakan keadaan keluarga di Kabupaten Kuningan yang serba keterbatasan biaya.‬

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi. Untuk kamar indekos kami pasang garis polisi,” ujar Reny. Reny mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tergantung setelah seorang penghuni indekos lainnya mencium bau busuk.

“Sekitar pukul 08.00 WIB, tetangga indekos korban mencium bau busuk dari kamar di lantai dua. Setelah itu dia menginformasikan kepada ketua RT untuk mengecek aroma bau,” paparnya.

Setelah dicek, lanjutnya, aroma tersebut berasal dari kamar korban. Lantas Ketua RT, Aep Suparlan (52), mengajak seorang warga untuk menemaninya mengecek kamar korban.

“Setelah di cek kamar korban tidak terkunci dan saksi melihat korban menggantung di teralis jendela menggunakan syal batik,” ujar Reny.

Belakangan mahasiswi itu diketahui warga Jalan Raya lengkong, Dusun Puhun RT 17/RW 7, Kabupaten Kuningan. Dikatakan Reny, korban dalam keadaan sudah membengkak dan menghitam. Ketua RT yang melihat hal tersebut langsung melapor ke Polsek Sukasari.‬(nda)

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …