Kanwil DJP Jabar 1 Sosialisasi Amnesti Pajak di Pasar Baru

Kepala Kanwil DJP Jabar 1 Yoyok Satiotomo (kedua dari kanan) dialog dengan pelaku UKM di Pasar Baru, Bandung.

Kepala Kanwil DJP Jabar 1 Yoyok Satiotomo (kedua dari kanan) dialog dengan pelaku UKM di Pasar Baru, Bandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jabar I semakin gencar melakukan sosialisasi tax amnesty (pengampunan pajak) ke berbagai lapisan masyarakat, baik pengusaha besar maupun pelaku UKM. Alhasil, penerimaan uang dari tax amnesty ini cukup menggembirakan.


Itu terbukti, uang tebusan yang berhasil dihimpun DJP Jabar I sudah mencapai Rp 4,9 triliun dari target pada periode pertama sebesar Rp1 triliun.

Menurut Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jabar I, Yoyok Satiotomo, raihan ini lantaran tingginya animo masyarakat untuk membayar pajak seiring gencarnya sosialisasi yang dilakukannya ke para pelaku usaha yang ada di pasar dan pusat perbelanjaan modern.

“Kami optimistis untuk dana repatriasi ada tambahan Rp200 miliar lagi. Sekarang ini masih diurus dari Singapura. Biasanya menjelang tutup tahun akan semakin banyak yang masuk karena memang biasanya seperti itu,” ujar Yoyok seusai sosialisasi Tax Amnesty Pajak di Pasar Baru Trade Center Bandung, Kamis (3/11).

Selain tingginya animo masyarakat, menurut Yoyok, para pengusaha khususnya mereka yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar sudah mulai tercerahkan oleh program tax amnesty ini. Sekurangnya, 10% dari total anggotanya telah memanfaatkan fasilitas tax amnesty.

Yoyok menambahkan, untuk menyasar wajib pajak, Kanwil DJP Jabar I membidik sejumlah pusat perbelanjaan baik modern dan tradisional untuk dijadikan target sosialisasi seperti Pasar Baru, Paris Van Java Mall, Cihampelas Walk dan sentra-sentra bisnis lainnya yang ada di Bandung.
“Potensi pajak yang bisa kita ambil dari para pedagang di Pasar Baru sangat tinggi karena satu pedagang biasanya tidak hanya punya satu kios, belum termasuk hartanya yang ada di rumah,” paparnya.

Jumlah pedagang di Pasar Baru mencapai 3.000 pedagang dengan 700 pemilik tenan diantaranya belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPPWP).

“Untuk memaksimalkan potensi itu, DJP Jabar 1 sudah menyediakan pojok khusus di lantai 7 Pasar Baru,” pungkasnya. (*/nto)
——–
caption
DIALOG: Kepala Kanwil DJP Jabar I, Yoyok Satiotomo (dua dari kanan) berdialog dengan pelaku UKM Pasar Baru mengenai Amnesti Pajak, Kamis (3/11).

Loading...

loading...

Feeds