HIPMI Upayakan Tingkatkan Geliat Pengusaha Muda

Kerja sama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat dengan konsultan bisnis Programme Uitzending Manager (PUM). (asep rahmat)

Kerja sama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat dengan konsultan bisnis Programme Uitzending Manager (PUM). (asep rahmat)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat bekerjasama dengan konsultan bisnis Programme Uitzending Manager (PUM) sebuah lembaga nirlaba yang bergerak dalam konsultasi bisnis asal Belanda terus berupaya mengangkat dan menaikan level bisnis serta potensi ekonomi di Jawa Barat. Pasalnya, geliat ekonomi kreatif di Jawa Barat mayoritas digagas oleh pemuda.


Ketua HIPMI Jabar Jodi Janitra menjelaskan, hampir 80 persen anggota HIPMI merupakan pengusaha muda dan pemula yang membutuhkan bimbingan dan pengembangan bisnis untuk naik level ke tingkat menengah. Caranya, setiap anggota nantinya akan disebar ke beberapa kelompok kemudian di bimbing melalui berbagai program yang sudah disediakan.

“Pengusaha pemula memang perlu bimbingan dan kami sudah sediakan berbagai program untuk diaplikasikan,” jelasnya kepada wartawan saat ditemui di Kali Square Jalan Sumatra, Kota Bandung, Senin (31/10).

Jodi mengungkapkan, bentuk program yang diberikan diantaranya pemberian buku panduan yang isinya berupa tips dan trik mengenai sistem manajemen bisnis yang mudah dibaca serta mudah diaplikasikan di dunia usaha.

“Selain itu kami share ilmu sederhana seperti fungsi alat usaha apakah sudah efektif kemudian menata managementnya lalu menilai tampilan websitenya menarik atau tidak dan nanti bisa dilihat perkembangan grafik konsumen seperti apa,” ungkapnya.

Di sisi lain untuk meningkatkan geliat pengusaha muda di Jawa Barat, Jodi menuturkan, pihaknya akan membentuk koordinator sektor yang sudah diberikan pemahaman ilmu oleh Training Of Trainer oleh para expert PUM, lalu membuat grup coaching bagi perusahaan mikro dan kecil di sektor bisnis yang sama dan membuat pelatihan perusahaan bagi perusahaan menengah.

“Berbekal hal itu dipastikan para pengusaha muda bisa menaikan produktifitas secara signifikan,” imbuhnya.

Jodi mengungkapkan, terkait MOU dengan
PUM sebenarnya sudah dilakukan sejak setahun ke belakang. Akan tetapi, sosialisasi pembinaan dan bimbingan untuk anggota HIPMI baru akan disosialisasikan menjelang November 2016. Sebab, kata Jodi, HIPMI Jabar ingin menyiapkan pengusaha muda agar siap menghadapi persaingan global pada 2017 mendatang.

“Alasannya sederhana kami ingin meningkatkan kualitas usaha anggota HIPMI di Jawa Barat sekaligus menyiapkan pengusaha muda berprestasi dan mendobrak untuk membuka peluang produk Jabar agar bisa dikirim ke luar negeri,” tandasnya.(arh)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …