Keterlaluan, PNS Aniaya PRT Gara-gara Hal Sepele

pns yang menganiyaya prt nya sendiri.

pns yang menganiyaya prt nya sendiri.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan menindak PNS di Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat yang telah menganiaya pembantu rumah tangga (PRT). Pelaku berinisial IS (36) ini diduga menganiaya pembantunya bernama Nurlela Sari (22) dengan palu hanya karena mencampuradukan cucian kotor dengan baju bersih.


“Kami di Pemprov Jabar prihatin dengan kondisi korban, semoga korban pulih kesehatannya dan bersabar,” kata Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, di Bandung, (25/10/2016).

Ia berharap, kasus yang saat ini tengah diproses oleh pihak kepolisian bisa dituntaskan di mana pelaku mendapat hukuman yang layak.

“Kami percaya kepolisian akan menuntaskan kasus ini dengan baik dan sesuai hukum yang berlaku. Kami dari Pemprov akan melakukan langkah-langkah sesuai peraturan pemerintah yang mengatur soal disiplin pegawai,” ujarnya.

Menurut dia, untuk kasus penganiayaan memang tidak masuk dalam PP terkait disiplinitas pegawai yang lebih banyak bicara soal disiplinitas dan etika pegawai.

Oleh karena itu, Iwa berharap penuntasan kasus ini lebih adil diselesaikan dalam koridor hukum.

“Jadi biarkan pengadilan yang memutuskan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya juga akan meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat untuk juga menelaah soal kasus penganiayaan tersebut dari sisi disiplinitas dan etika pegawai.

“Untuk saat ini kami tunggu ini diselesaikan dalam ranah hukum terlebih dahulu oleh aparat,” kata dia.

Sebelumnya, Pembantu rumah tangga bernama Nurlela Sari (23) dianiaya dengan menggunakan palu dan disiram air panas. Adalah IS (36) seorang perempuan yang bekerja sebagai PNS di Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Barat memperlakukan pembantunya bagaikan budak.

Kapolres Bandung AKBP Nazly Harahap, melalui Kasatreskrim Polres Bandung AKP Niko Adi Putra mengisahkan, awal mula pengungkapan kasus ini pada 4 Oktober lalu. Polsek Cileunyi menerima pelimpahan kasus dugaan penganiayaan korban dari Polsek di Cikarang Kabupaten Bekasi. Pihaknya langsung menindaklanjuti dan mengamankan tersangka di tempat tinggalnya di Komplek Bumi Orange Desa Cimekar Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.

“Korban adalah pembantu rumah tangga yang tinggal bersama tersangka sejak tahun 2013. Sebenarnya kejadian penganiayaan itu terjadi pada 25 September. Lantas, pada 3 Oktober lalu, korban berhasil melarikan diri dan pulang ke rumahnya di Cikarang Bekasi. Kemudian bersama orang tuanya, korban melaporkan tindakan pengaiayaan itu kepada salah satu Polsek di Kabupaten Bekasi. Dari sana dilimpahkan kepada kami, karena kejadiannya di wilayah hukum Polres Bandung,” kata Niko di Mapolres Bandung, Senin (24/10/2016).

Niko mengatakan, penganiayaan yang dilakukan tersangka ini mengkibatkan luka terbuka dan memar pada bagian kepala akibat hantaman palu. Tak hanya itu saja, luka-luka serupa juga didapati hampir di sekujur tubuh korban.

Alasan penganiayaan dilakukan tersangka, karena pakaian miliknya dicampurkan dengan pakaian kotor. Sehingga, pakaian yang hendak dipakainya rusak.

“Tersangka pun kesal, karena pakaian bersih yang hendak dipakainya oleh korban disatukan dengan pakaian kotor,” ucapnya. (apt/sry)

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …