Percasi Kota Bandung Lahirkan Atlet Junior Baru

Regita Desyari Putri (kiri) didampingi Salahudin Al Ayubi (tengah) dan Aan Johana (kanan) tengah memberikan kadedeuh sebagai bentuk apresiasi kepada atlet berprestasi. (asep rahmat)

Regita Desyari Putri (kiri) didampingi Salahudin Al Ayubi (tengah) dan Aan Johana (kanan) tengah memberikan kadedeuh sebagai bentuk apresiasi kepada atlet berprestasi. (asep rahmat)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung apresiasi atlet catur junior asal Kota Bandung, Regita Desyari Putri, yang mendapat gelar Woman Master fide ketika mengikuti kejuaraan Olimpiade Catur ke-42 di Azerbaijan, 2016.


Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana mengatakan, bentuk apresiasi tersebut dengan cara memperhatikan segala kebutuhan sarana fasilitas apapun. Kata Aan, Regita merupakan bibit atlet yang bisa diturunkan pada Porda atau Kejurda bahkan PON 2020.

“Ke depannya tinggal memoles lagi dan saya yakin Regita bisa mengganti para seniornya suatu saat nanti,” ucapnya saat ditemui di Sekretariat KONI Kota Bandung, Jumat (21/10).

Aan menuturkan, ke depannya Regina harus diikutsertakan dalam setiap event baik skala lokal maupun nasional bahkan internasional agar prestasinya bisa lebih berkembang.

“Kami siap fasilitasi Regita dalam bentuk apapun,” ungkapnya.

Aan juga berterima kasih kepada Persatuan catur seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bandung yang melahirkan dan mendidik Regita hingga bisa berprestasi di kancah nasional terlebih saat mendapat gelar master fide di Olimpiade Catur ke-42 di Negara Azerbaijan, dan itu sejarah pertama kalinya di Kota Bandung.

“Satu kebanggan bagi kami karena bisa melahirkan atlet Internasional. Saya yakin Percasi Kota Bandung bisa melahirkan atlet junior lainnya,” ungkap Aan.

Regita Desyari Putri (16) mengaku, awal mula dirinya belajar catur hanya melalui komputer dan buku. Ia pelajari seluk beluk komposisi permaian catur hingga merumuskan solusinya.

“Saya sudah suka main catur sejak SD kelas 4,” ucapnya.

Regita mengatakan, siap mengukuti pelatihan yang diberikan Percasi atau KONI Kota Bandung agar bisa bertanding di setiap event untuk mengasah kemampuannya lebih baik lagi.

“Saya siap dibekali ilmu lebih. Tapi saya berharap pemerintah Kota Bandung bisa lebih memperhatikan terlebih ketika kemarin pulang dari kejuaraan Olimpiade tidak ada sambutan sama sekali,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bandung, Salahudin Al Ayubi menuturkan, dengan adanya Regita di Kota Bandung pihaknya akan mempertahankan sebisa mungkin dan berupaya memfasilitasi baik pembinaan ataupun soal pendidikan agar tidak tergoyahkan ketika ada tawaran atau godaan dari daerah lain.

“Regita merupakan hasil murni binaan Kota Bandung dan ini prestasi yang harus kami pertahankan,” tandasnya.(arh)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …