Tahun 2017 Pembangunan di Kota Bandung Diawasi Lebih Ketat

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Walikota Bandung Ridwan Kamil memposting program baru terkait bangunan. Dalam postingan instagramnya Emil mengatakan tahun 2017 semua pemohon ijin mendirikan bangunan (IMB) baik hotel ataupun rumah tinggal mulai diberlakukan harus memiliki sertifikat bangunan hijau sebagai syarat tambahan.


Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan dan Arsirektur Kota Dinas Tata Ruang Cipta Karya, Dudi Prayudi, menjelaskan sertifikat itu akan diperoleh pemohon bersamaan terbit IMB dengan syarat pada gambar bangunan yang diajukan pemohon terdapat 20% ruang terbuka hijau.

“Ketentuan yang telah menjadi peraturan walikota (Perwali) sejak 2016 itu diberlakukan salah satunya untuk menggalakkan penghematan energi,” kata Dudi.

Perwali tersebut lanjut Dudi mengacu pada perda No.5 tentang bangunan dan perda tata ruang. Tahapannya pemohon IMB mengajukan seperti biasa aturan yang sudah standar namun pada gambar disisipkan RTH sebagai persyaratan tambahan.

“Gambar yang diajukan kan itu bakal dinilai atau disebut OTTP (panas penyerap dinding),” tambanya.

Dalam perhitungan distarcip idealnya OTTP 35 watt per meter kubik. Jika itu tidak sesuai maka pemohon harus merubah terlebih dulu. Kendati berlaku mulai 2017, Distarcip bakal melauncingnya pada 27 Oktober 2016 untuk menjadi rekomendasi bagi pemohon IMB baik hotel, rumah tinggal ataupun bangunan lainnya.

Kabar baiknya jika pemohon IMB ternyata menyediakan RTH lebih dari standar minimal 20persen maka akan diberi intensif berupa pengurangan iuran PBB.

“Semisal hotel bintang 1 mau menjadi bintang 2 lalu mengajukan IMB dengan penyediaan RTH 40 persen maka iuran PBB – nya bakal dikurangi begitupun jika rumah tinggal,” terangnya.

Wacana ini, sudah disampaikan beberapa waktu lalu, oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil. Lelaki yang akrab disapa Emil mengatakan Pemkot Bandung tengah menggodok Perwali terkait Breen Building.

“Perwali tersebut akan menjadi syarat mutlak untuk mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Intinya semua bangunan tidak akan dikasih IMB, sebelum menunjukkan dia lolos green building sertifikasi,” katanya.

Konsep ini, lanjut Emil, agar Bandung tetap menjadi kota yang sejuk, meski pembangunan dilakukan di mana-mana. Selain itu, juga untuk menjaga energi di masa depan. “Keuntungannya adalah masa depan kita akan terjaga. Oksigen juga tetap banyak karena banyak pohon. Dulu tidak ada ukuran sekarang dibuat ukurannya,” jelasnya.

Dalam Perwali tersebut nantinya akan ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan itulah yang nantinya menjadi dasar syarat pembangunan di Kota Bandung.

“Perwali Ini nantinya akan jadi Perwali paling mendasar sehingga siapapun tahu kalau proyek di Bandung, kalau tidak lulus green building tidak akan saya kasih IMB,” tegasnya.

Selain itu, yang terpenting untuk tetap memperhatikan lingkungan yakni memperbanyak penghijauan di atas bangunan dan sekelilingnya. “Itu untuk menambah oksigen. Selain itu indikatornya termasuk pengolahan recycle air,” tegasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds