Ciptakan Lingkungan Sehat, Karyawan Best Western Bersihkan Sampah

Jajaran staff Best Western Premier La Grande Hotel menggandeng relasi, pemkot, organisasi dan komunitas agar mulai peduli akan lingkungan sekitar, agar beban pemerintah dan masyarakat dapat berkurang.

Jajaran staff Best Western Premier La Grande Hotel menggandeng relasi, pemkot, organisasi dan komunitas agar mulai peduli akan lingkungan sekitar, agar beban pemerintah dan masyarakat dapat berkurang.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Seiap harinya, sebanyak 1.200 ton sampah dari kota Bandung masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Masih, sampah acapkali ditemui dalam keseharian. Ditemui dimanapun dan kapanpun, sampah turut membentuk perilaku manusia, baik perilaku peduli maupun acuh. Perilaku sederhana, membuang sampah pada tempatnya, membawa banyak hal positif, diantaranya tentu saja, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Seperti yang dilakukan oleh Best Western Premier La Grande Hotel, yang kembali melakukan Gerakan Pungut Sampah.


Best Western Premier La Grande Hotel berpartisipasi dalam sebuah gerakan sosial, bertema Clean Up Bandung Day 2016. Bersama dengan ratusan relawan lain di sepuluh titik yang tersebar di kota Bandung, perwakilan staff dari hotel dibawah naungan jaringan hotel internasional Best Western Hotels & Resorts ini melakukan gerakan pungut sampah dalam gerakan yang diinisiasi oleh Peduli Ciptaan Indonesia.

Aksi ini bermula dari Taman Balai Kota, para staff Best Western Premier La Grande Hotel kemudian bergerak ke area Braga, Lengkong, Jalan Sumatera, Jalan Jawa dan berakhir di Taman Vanda.

Tak hanya aksi pungut sampah, dukungan terhadap Clean Up Bandung Day 2016 juga diwujudkan dalam penyediaan tempat untuk Closing Ceremony yang dihadiri oleh para sponsor, organisasi dan komunitas lingkungan, dan juga perwakilan pemerintahan Kota Bandung.

Clean Up Bandung Day sendiri merupakan salah satu program dari Peduli Ciptaan Indonesia, yang memiliki misi bekerjasana dengan masyarakat lokal untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Selain memungut sampah, peserta juga diberikan pengetahuan bagaimana cara memilah sampah dan kenapa sampah itu harus dikategorikan.

“Bukan sekedar membuat lingkungan menjadi bersih, yang terpenting adalah perubahan perilaku masyarakat. Ketika melihat sampah, tidak hanya difoto lalu diumbar dan dikeluhkan di media sosial, tapi dipungut lalu dibuang ke tempat yang benar. Ini kita mulai dari aksi sederhana, pungut sampah”, ujar Benedictus Jodie, General Manager Best Western Premier La Grande Hotel, menutup pembicaraan.

Apalagi, sambungnya, TPA di Bandung semakin tipis. Jadi, dengan membatasi dan mengurangi jumlah sampah yang dapat berakhir di TPA, waktu penggunaan TPA dapat diperpanjang. Selain itu, kebanyakan sampah yang dihasilkan di masyarakat sebenarnya masih mempunyai nilai untuk digunakan kembali. (peh)

 

Loading...

loading...

Feeds