Yod Mintaraga : Pembangunan Condotel di KBU Harus di Hentikan

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.id, Bandung – Terjadinya banjir dan longsor di sejumlah daerah di Jawa Barat baru-baru ini harus menjadi pelajaran dalam menjaga Kawasan Bandung Utara (KBU). Salah satu pembangunan yang disorot adalah condotel yang dianggap telah menabrak aturan yang ada.


Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar, Yod Mintaraga. Menurutnya, pembangunan di KBU harus dihentikan. Alih fungsi lahan menjadi apapun tidak bisa ditolelir lagi untuk menjaga keseimbangan alam.

“Hentikan pembangunan apapun. Sudah jelas KBU itu peruntukannya kawasan hijau, daerah resapan air,” kata Yod di Bandung, Minggu (16/10).

Yod pun menyebut pembangunan salah satu condotel di KBU harus dihentikan. Terlebih jika lokasi pembangunan tersebut merupakan daerah resapan air.

“Kalau enggak sesuai dengan perutukannya apalagi enggak ada izinnya, hentikan saja,” tegasnya.

Terlebih, saat ini daerah resapan air di wilayah Bandung terus berkurang seiring gencarnya pembangunan. Seharusnya, kata dia, pemerintah setempat memperketat perizinan pembangunan di KBU. “Jangan asal memberikan izin saja. Di KBU enggak boleh ada pembangunan yang asal, kan ada aturanya,” ujarnya.

Terlebih, untuk membangun di KBU harus mendapat izin dan rekomendasi dari Gubernur Jabar. Lokasi yang berizin itupun hanya berada di tempat-tempat aman yang tidak bertentangan dengan peruntukan KBU.

“Kalau gubernur merekomendasi juga, tetapi itu bertentangan dengan perda KBU, ya itu batal demi hukum. Gubernur memberikan rekomendasi dan tidak sesuai dengan peruntukan dan bertentangan, itu harus dibongkar dan dihentikan,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya berjanji akan melakukan peninjauan lebih jauh ke KBU. “Sehingga bisa melihat kondisi terbaru. Bahaya kalau dibiarkan begitu saja,” tandasnya.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Jabar Dadan Ramdan mengatakan, luas kawasan hijau di delapan kota di Jabar masih dibawah tujuh persen. Menurutnya, Bekasi menjadi kota yang paling minim.

Kawasan hijau sulit ditingkatkan karena terjadi alih fungsi lahan akibat pembangunan yang massif dan tidak terkendali. Menurutnya, kawasan hijau di Kota Bandung layak menjadi sorotan mengingat Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berjanji akan meningkatkan luasannya hingga 10 persen dalam kurun waktu lima tahun.

Terlebih, menurutnya pembangunan di Kota Bandung sendiri baru mencapai 71 persen wilayah, sehingga sisianya dapat digunakan sebagai kawasan hijau. Lahan sisa yang bisa dibangun sebagai lahan hijau berada di kawasan Arcamanik, Ujungberung, dan kawasan lain di wilayah selatan.

“Selama ini tidak ada penambahan luasan RTH yang signifikan, RK hanya menata taman,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …