Program KOTAKU Tingkatkan Kualitas Permukiman

SAMBUTAN : Bupati Bandung H. Dadang M Naser memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Gedung Korpri Soreang, Rabu (12/10).

SAMBUTAN : Bupati Bandung H. Dadang M Naser memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Gedung Korpri Soreang, Rabu (12/10).

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) merupakan program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2015-2019.


Bupati Bandung H. Dadang M Naser menyambut baik program ini dan ingin mensinergikannya dengan program sabilulungan raksa desa Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikan pada acara Sosialisasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Gedung Korpri Soreang, Rabu (12/10).

“Saya sangat mengapresiasi program KOTAKU dan selanjutnya bisa disinergikan dengan program sabilulungan raksa desa di Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Sementara melalui Dinas Perumahan, Tata Ruang dan Kebersihan (DISPERTASI), Kepala Bidang Pengembangan Perumahan H. Ben Indra Agusta, St.,MM menyampaikan bahwa rancangan program ini berpijak pada pengembangan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) sebelumnya.
Program KOTAKU kata Ben dirancang dengan Pemkab sebagai nahkoda dalam mewujudkan permukiman layak huni dan berkelanjutan.

Kegiatan yang sudah dilaksanakan diantaranya melakukan baseline data kumuh di 171 desa/ kelurahan di 20 Kecamatan Kabupaten Bandung.

“Kami juga melaksanakan penanganan kumuh melalui pola PLPBK (Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas) di 12 desa di Kecamatan Lokasi eksisting, percepatan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui kolaborasi di 12 desa/ kelurahan di 8 kecamatan dan peningkatan penghidupan masyarakat berbasis komunitas (PPMK) di 42 desa/ kelurahan,” ungkap Ben.

Program sosialisasi yang mengusung tema “Siap Berkolaborasi Menuju Kota Layak Huni dan Berkelanjutan” ini diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, perguruan Tinggi, Perbankan, Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung. (apt/bas)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Pemprov Alokasikan Perbaikan 150 Rumah Rusak

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kerusakan rumah warga akibat bencana banjir di Kabupaten Bekasi mulai diinventarisasi agar bisa segera diperbaiki. Pemerintah Daerah …