BI Jabar-FKKP Gelar Workshop Kearsipan di Bandung

WORKSHOP: Direktur Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas Bank Indonesia, Evy Rita Berliana memberikan paparannya pada workshop kearsipan yang digagas BI Jabar dan FKKP di Gedung BI Jabar, Bandung (7/10).

WORKSHOP: Direktur Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas Bank Indonesia, Evy Rita Berliana memberikan paparannya pada workshop kearsipan yang digagas BI Jabar dan FKKP di Gedung BI Jabar, Bandung (7/10).

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG–Tak kurang 210 peserta dari kalangan perbankan dan non perbankan serta akademisi perguruan tinggi di Pulau Jawa mengikuti workshop kearsipan yang digagas Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat bersama Forum Komunikasi Kearsipan Perbankan (FKKP).


Workshop Nasional Kearsipan bertajuk ‘Perkokoh Manajemen Strategis dengan Implementasikan ISO 30301 Management System for Records dan ISO 15489 Records Management’ itu berlangsung dua hari, yakni pada 6-7 Oktober 2016 di Gedung BI Jabar, Bandung.

Pembukaan workshop diawali dengan sambutan Kepala KPw BI Jabar, Rosmaya Hadi. “Penyelenggaraan workshop merupakan cerminan semangat BI bersama FKKP sebagai insan bangsa untuk selalu berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang kearsipan, guna memajukan penyelenggaraan kearsipan di setiap lembaga dan materi workshop dapat dijadikan refenrensi kurikulum (best practice) mata kuliah Arsip di perguruan tinggi,” ujar Rosmaya di hadapan peserta workshop di Gedung KPw BI Jabar, Bandung, Jumat (7/10).

Rosmaya menambahkan, referensi kurikulum lembaga pendidikan program Arsip di Indonesia masih perlu diperkaya dengan materi-materi terkait dengan best practice dan hal-hal yang dibutuhkan stakeholder yaitu terkait Risk Manajemen, Hukum dan IT.

“Sehingga diharapkan lulusan pendidikan program Arsip di Indonesia dapat langsung digunakan stakeholder yang sangat membutuhkan tenaga arsiparis siap pakai,” ungkap Rosmaya.

Sementara, Direktur Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas Bank Indonesia, Evy Rita Berliana menyatakan bahwa semua pihak harus peduli dengan arsip. “Jangan pernah menganggap arsip itu tidak penting, karena performance lembaga atau instansi tercermin dari kualitas pengelola dokumennya,” papar Evy.

Untuk itu, lanjut Evy, kepada seluruh lembaga atau instansi agar bersama-sama menumbuhkembangkan kearsipan sesuai dengan praktek-praktek terbaik dan dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, dilakukan launching website FKKP Indonesia (www.FKKP-Indonesia org.).

Dengan dilaunchingnya website ini, maka knowledge sharing pengetahuan kearsipan tak hanya milik perbankan saja, melainkan milik Indonesia, karena dapat diakses siapa saja, baik perbankan maupun non perbankan.

Selain mengikuti workshop, peserta sempat diajak mengunjungi Museum Asia Afrika dan dilanjutkan dengan mengunjungi rumah angklung Saung Ujo di kawasan Padasuka, Bandung.(nto)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …