Endapan Air Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Tak Pernah Berkurang

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, rata-rata bisa mengangkat endapan di dasar Sungai Citarum setebal 3 meter dari dasar sungai.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, rata-rata bisa mengangkat endapan di dasar Sungai Citarum setebal 3 meter dari dasar sungai.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Endapan di dasar Sungai Citarum mencapai 3,5 juta meter kubik dalam kurun waktu 10 tahun ini. Karena Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, rata-rata bisa mengangkat endapan setebal 3 meter dari dasar sungai.


Menurut Tenaga Ahli BBWS Citarum, M Ruhimat, endapan di dasar Citarum akibat lumpur yang berasal dari anak-anak sungai Citarum. Selain lumpur, sampah rumah tangga pun turut mempertebal endapan di dasar sungai.

“Sungai Citarum dikeruk besar-besaran pada 1990 dan 2011 lalu. Endapan yang diangkut banyak sekali, lumpur dan sampah,” ujar Ruhimat di sela Sosialisasi Pengelolaan Sungai Citarum di Kantor Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (4/10).

Endapan ini, kata Ruhimat, disebabkan semakin gundulnya kawasan hijau hutan di kawasan hulu Citarum. “Padahal pengerukan terus menerus dilakukan, selama kawasan hijau di hulu tidak diperbaiki tentu saja endapan tidak akan pernah berkurang,” ujarnya.

Ia mengtakan, selain pengerukan besar-besaran pada 1990 dan 2011, pengerukan kecil juga terus dilakukan setiap tahunnya. Endapan sungai ini setiap tahun menebal sekitar 40 centimeter.

“Endapan ini terus menebal ini, sehingga menyebabkan permukaan tanah sejumlah permukiman di pinggir Sungai Citarum menjadi lebih rendah dari permukaan Sungai Citarum. Seperti halnya Kampung Cieunteung, Cigosol, Babakan Leuwi Bandung, dan Bolero,” sebutnya.

Masalah endapan ini bukan hanya diselesaikan dengan cara dikeruk, lanjut dia, tapi juga harus dengan gerakan untuk tidak membuang sampah ke sungai dan rehabilitasi kawasan tangkapan air di hulu Sungai Citarum.

“Selama ini, penyuplai air, sekaligus sedimentasi terbesar adalah Sungai Citarik karena daerah tangkapannya luas sampai Sumedang. Selain Citarik, ada juga sungai Cisangkuy,” katanya.

Ia menambahkan, penyelesaian masalah sampah, limbah, dan endapan di Sungai Citarum ini, kata dia, harus dilakukan secara konprehensif dan semua pihak yang berkaitan harus bekerja bersamaan. BBWS Citarum tengah membangun danau retensi untuk anak Sungai Citarum, yakni Sungai Cigado. Juga pelebaran Sungai Cisangkuy.

“Untuk menangani masalah banjir akibat luapan Sungai Citarum ini, pihaknya saat ini juga tengah melakukan kajian untuk pembangunan terowongan atau tunnel, di kawasan Curug Jompong. Sekaligus melakukan pelebaran Sungai Citarum yang mengalami penyempitan atau bottle neck sepanjang empat kilometer di sekitar Curug Jompong,” pungkasnya. (apt)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …