Ujian Pertahanan Persib Bandung

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Melawan Persiba Balikpapan pada pekan ke 21 TSC A 2016 merupakan ujian bagi lini pertahanan Maung Bandung. Sebab pertahanan Maung Bandung belum teruji. Selama menjalani TSC A 2016 lebih dari 10 gol bersarang ke gawang Maung Bandung.


Bek Persib Bandung Yanto Basna mengaku tidak terbebani dengan catatan banyak gol bersarang. Sebab ia menilai hal itu merupakan tanggung jawab bersama satu tim.

“Kita main bola satu tim. Kita punya PR bersama, kebobolan banyak dan susah cetak gol,” kata pemain asal Papua itu.

Namun dibalik itu semua, pemilik nomor punggung 31 memiliki keyakinan bisa memperbaiki semuanya pada laga-laga ke depan yang akan dilakoni tim jawara ISL 2014 ini.

“Tapi kami berusaha untuk tidak kebobolan lebih banyak lagi,”

“Main tanpa gol, ya susah juga. Semoga kami bisa perbaiki. Saling mengisi. Kalau striker cetak gol, para pemain belakang percaya diri. Kalau tidak kebobolan, pemain depan juga ikut percaya diri. Dengan begitu tim solid akan terbentuk,” ujar penggawa tim nasional ini.

Sementara itu, disinggung mengenai kekuatan lawan yang akan dihadapi, Basna menilai tim Beruang Madu tim yang cukup produktif dan patut diwaspadai.

“Jangan sampai kalah di kandang. Jangan sampai kecewakan bobotoh. Kita kejar kemenangan karena cukup lama tak menang dan cetak gol,” ungkapnya.

Menghadapi tim besutan Jaino Matos, Basna mengkau dalam keadaan mental yang baik paska mengikuti pemusatan latihan bersama tim nasional dibawah arahan Alfred Riedl. Menurutnya naiknya mental itu bisa menjadi bekal pada saat menghadapi Persiba Balikpapan.

“Mental sedikit naik setelah membela timnas, walaupun tidak banyak. Tapi sedikit demi sedikit dapat pengalaman dan setidaknya lebih baik,” pungkasnya. (pra)

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …