Pemprov Jabar Jaring Sineas Muda

Konferensi pers gelaran Forum Film Jabar. (bayu)

Konferensi pers gelaran Forum Film Jabar. (bayu)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya menggaet sineas muda Jabar agar lebih mengekspresikan hasil karyanya. Upaya ini diimplementasikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dengan kembali menyelenggarakan Festival Film Jawa Barat (FFJB) 2016.


Perhelatan bagi insan film pemula Jabar ini menjadi yang kedua kalinya diadakan dan pada tahun ini puncaknya akan dilakukan pada 12 November 2016 di Taman Budaya Dago Tea House, Kota Bandung. Kepala Disparbud Provinsi Jabar Ida Hernida mengatakan, gelaran ini dilatarbelakangi dengan tumbuhnya komunitas-komunitas film independen yang berada di Jabar.

Melalui ajang ini, pihaknya berharap bisa memajukan kreativitas film independen Jabar agar lebih bermutu. “Kita sebagai pemerintah daerah mempunyai kewajiban merangkul karya masyarakat Jawa Barat,” kata Ida di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (30/9/2016).

Adapun FFJB kali ini, kata Ida, mengangkat tema ‘Kebebasan Menembus Batas’. “Semoga ini menjadi ruang ekspresi bagi para pembuat film independen di Jawa Barat, jadi alat untuk menumbuhkan spirit kreatif para sineas film pemula maupun profesional di Jawa Barat,” bebernya.

Sesuai dengan tema ‘Kebebasan Menembus Batas’ peserta yang berminat tidak dibatasi usia maupun waktu produksi film. Festival ini terbuka untuk warga Jawa Barat baik pelajar/mahasiswa, komunitas film, pembuat film, penggemar film, dan masyarakat umum.

Peserta pun diperbolehkan mengirimkan karya sebanyak-banyaknya. “Konsep ini bukan fisik saja. Tapi menafsir kebebasan apapun tema dan segalanya,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menyambut baik penyelenggaraan FFJB. Deddy menilai, ajang seperti ini dapat menjadi ruang ekspresi masyarakat yang tertarik untuk meningkatkan perfilman.

“Supaya ada keyakinan dan kepecayaan diri bahwa mereka bisa membuat film. Ini salah satu untuk merangsang percaya diri mereka,” katanya di tempat yang sama.

Pendaftaran yang dimulai sejak Agustus mendatang akan ditutup pada 20 Oktober. Karya yang dikirim maksimal berdurasi 23 menit.

Panitia pelaksana FFJB, Aria Kusumadewa mengatakan, FFJB inipun menjadi upaya mendata besarnya animo masyarakat terhadap perfilman. Menurutnya, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar ke Badan Koordinasi Pemerintah Provinsi (BKPP) di empat wilayah.

Nantinya, di BKPP akan diseleksi nominasi terbaik yang akan dilombakan pada FFJB 2016. “Dalam tingkat BKPP, film-film yang terpilih akan mendapat kesempatan untuk mengikuti acara pemutaran film peserta di masing-masing wilayah BKPP selama dua hari,” katanya.

Nantinya, para pemenang di tingkat Jabar akan memperebutkan penghargaan dalam enam kategori, yakni Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Cerita Terbaik, Penata Kamera Terbaik, video musik Terbaik dan Poster Film Terbaik. Dibandingkan tahun lalu, panitia mencoba memberikan sedikit perubahan pada FFJB tahun kedua ini.

Salah satunya dengan membuka kategori video musik atau video klip yang bisa diikuti. “Teknologi film sudah teknologi rumahan jadi lihat kamera mereka bisa berimajinasi. Maka video musik untuk merangsang generasi muda untuk berimajinasi memvisualisasikan apa yang jadi imajinasinya,” kata Arya.

Lebih lanjut dia katakan, sineas pemula memerlukan banyak tambahan ilmu agar kreativitasnya semakin tergali. Menurutnya, perlu adanya pelatihan-pelatihan rutin terkait sinematografi ini.

“Jadi adanya FFJB ini merupakan salah satu cara pemprov dalam menyediakan ruang itu,” katanya. Dengan tema kebebasan ini, pihaknya berharap akan lebih banyak film yang terjaring sehingga kualitas perfilman di Jabar semakin meningkat.

“Pada FFJB tahun lalu terkumpul sebanyak 354 judul film. Ini membuktikan bahwa komunitas film Indie di Jawa Barat ada dan cukup potensial sebagai pergerakan film di Indonesia,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …