Sekolah Tenggelam, Ratusan Siswa Mengungsi

Ratusan murid SD Andir 1 melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di pengungsian di GOR SKB, kemarin (22/9). KBM terpaksa dipindahkan sejak dua hari lalu akibat sekolah yang tidak mungkin dipakai karena terendam lautan sungai Citarum.

Ratusan murid SD Andir 1 melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di pengungsian di GOR SKB, kemarin (22/9). KBM terpaksa dipindahkan sejak dua hari lalu akibat sekolah yang tidak mungkin dipakai karena terendam lautan sungai Citarum.

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH – Anita tetap bersemangat mengikuti mata pelajaran dari sang guru. Sambil berselonjor di lantai, ia kerjakan soal demi soal. Tak ada meja dan kursi di sana. Anita harus berbagi tempat dengan ratusan siswa lainnya di Gedung Olahraga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baleendah Kabupaten Bandung. Ia bersama ratusan siswa SD Andir 1 harus rela belajar di pengungsian akibat sekolahnya terendam luapan sungai Citarum sejak Selasa (20/9/2016).


“Sekolahnya kena banjir, jadi di sini (GOR SKB) kita belajarnya. Di sini mah gak enak, ga ada kusi sama mejanya. Tapi aku harus rajin belajar walaupun harus desak-desakan,” ujar Anita Agustina (10), siswa kelas 5 SD Andir 1 saat ditemui disela-sela waktu sekolahnya, Kamis (22/9/2016).

Salah seorang Guru SD Andir 1, Dedeh Warliah mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dipindahkan sejak dua hari lalu akibat sekolah yang tidak mungkin dipakai karena terendam lautan sungai Citarum.

“Sudah dua hari kita pindah ke SKB, kami tidak mau sekolaj libur, jadi kami pindahkan ke sini,” ujar dia, Kamis (22/9/2016).

Menurutnya situasi seperti ini bukan terjadi pertama kalinya. Tahun 2015 lalu, sekolah tersebut juga terpaksa mengungsi hampir 4 bulan karena bangunan sekolah yang terendam.

“Sudah dari tahun 2015 kita sering pindah ke sini, setiap kali banjir kita pasti pindah,” ujarnya.

Walaupun kegiatan belajar kurang efektif karena seluruh siswa harus belajar di tempat yang sama tanpa sekat, kursi, meja dan papan tulis, tapi hal itu kata dia tidak mengurangi semangat belajar anak-anak.

“Bisa dilihat mereka sangat bersemangat,” katanya.

KBM berjalan lebih cepat siswa masuk pulul 07.00 pagi dan keluar pukul 11.30 siang. “Kita sengaja pangkas waktu belajar, karena kasihan mereka kan tinggal di pengungsian juga,” ujar dia.

Dari 244 siswa, KBM dihadiri lebih dari 215 siswa. Terus berulangnya kejadian tersebut membuat Dedeh berharap pemerintah segera memberikan solusi yang tepat. Baik itu relokasi seolah maupun pemugaran sekolah dengan meninggikan posisi sekolah sehingga tidak terlalu terdampak setiap kali Citarum meluap.

Pemerintah daerah Kabupaten Bandung, menurut dia sudah sering mendatangi sekolah. Baik itu dari pihak kecamatan maupun dari Dinas Pendidikan. Namun belum ada solusi tepat yang diambil.

“Dari pemerintah sudah sering datang ke sekolah, saya sih berharap mau itu direlokasi maupun dipugar yang penting dapat tempat yang efektif untuk kegiatan belajar, saya yakin pemerintah punya solusi yang tepat,” kata Guru kelas 1 tersebut.

Senada dengan Dedeh, Rahmat Hidayat, Guru Olahraga SD Andir 1 mengatakan, bahwa rencana perbaikan maupun relokasi sekolah sudah berkembang sejak Obar Sobarna masih menjadi Bupati Bandung. Namun karena sulitnya mencari lahan yang memadai untuk area sekolah.

“Relokasi sekolah membutuhkan tanah seluas 1500 meter,” katanya.

Relokasi pun kata dia harus memperhatikan masalah jarak. Jangan sampai sekolah baru nanti jaraknya jauh dari pemukiman siswa.

“Kalau mau relokasi pun jangan jauh-jauh lah. Kalau jauh, kasihan siswanya, mereka kan kebanyakan jalan kaki,” ungkapnya.

Bukan hanya SD Andir 1 saja yang sering terendam banjir. Ratusan sekolah yang terletak dekat dengan sungai Citarum nasibnya sama, terus terancam luapan Citarum.

Kegiatan KBM pun harus dihentikan pukul 11 siang, karena GOR tempat mereka belajar akan dipakai kegiatan olahraga bulutangkis. (cr4)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …