Pengadilan Negeri ‘Dikepung’, Akan Terus Ada Aksi Agar Tidak Ada Eksekusi

Massa yang tergabung dalam Laskar Jawa Barat melakukan aksi terkait penyelamatan aset lahan Dinas Peternakan Prov. Jawa Barat, di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Bandung, Jln. L.L.R.E. Martadinata, Kota Bandung, Selasa (20/9). Dalam aksinya mereka mendukung dan mempertahankan lahan maupun Gedung Kantor Dinas Peternakan Prov. Jawa Barat yang berada di Jln. Ir. H. Juanda, no. 358-360 sebagai aset Pemerintah.

Massa yang tergabung dalam Laskar Jawa Barat melakukan aksi terkait penyelamatan aset lahan Dinas Peternakan Prov. Jawa Barat, di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Bandung, Jln. L.L.R.E. Martadinata, Kota Bandung, Selasa (20/9). Dalam aksinya mereka mendukung dan mempertahankan lahan maupun Gedung Kantor Dinas Peternakan Prov. Jawa Barat yang berada di Jln. Ir. H. Juanda, no. 358-360 sebagai aset Pemerintah.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Massa mengepung Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LREE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (20/9/2016). Sebanyak 1.000 massa yang menggelar aksi itu mengatasnamakan Laskar Jabar yang merupakan gabungan dari beberapa elemen massa organisasi, LSM, dan organisasi kepemudaan.


Informasi yang dihimpun, Laskar Jabar meminta PN Bandung membatalkan eksekusi atas lahan Dinas Peternakan Jabar. Sebab eksekusi lahan tersebut dinilai tidak sesuai obyek hukum.

“Pemerintah Provinsi Jabar merupakan pemilik aset dan lahan yang sah,” ujar Koordinator aksi, Aris Munandar.

Aris menilai, eksekusi lahan milik Pemerintah Provinsi Jabar terdapat permainan. Pihaknya pun mendesak PN Bandung untuk segera membatalkan eksekusi tersebut.

“Kami akan terus melakukan aksi agar tidak ada eksekusi oleh pihak PN,” paparnya.

Aris menambahkan, pihaknya akan membantu Pemerintah Provinsi Jabar mempertahankan objek tersebut. Pihaknya memiliki data terkait dengan kesalahan eksekusi terhadap lahan Disnakan Jabar.

“Kami punya data kuat atas penetapan yang salah oleh PN Bandung tersebut,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, ratusan petugas kepolisian dari Polrestabes Bandung menjaga ketat aksi tersebut. Sebagian ruas Jalan Riau terlihat ditutup.

Sejumlah pedemo membakar ban di sela-sela aksi mereka. Aksi para pedemo tak berlangsung lama. Mereka membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasinya sekitar pukul 11.30 WIB. (nda)

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …