Api PON Dibawa Robi Darwis

Api PON yang dibawa oleh atlet legendaris dari Cianjur tiba di KBB dengan dikawal mobil kepolisian dan pasukan berkuda. Suasana kedatangan mereka berlangsung meriah.

Api PON yang dibawa oleh atlet legendaris dari Cianjur tiba di KBB dengan dikawal mobil kepolisian dan pasukan berkuda. Suasana kedatangan mereka berlangsung meriah.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Api Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar yang sebelumnya diarak dari Cianjur kini telah sampai di Kabupaten Bandung Barat. Penerimaan Api PON dilakukan di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ngamprah, Kamis (15/9) pagi jelang siang tadi.


Api PON yang dibawa oleh atlet legendaris dari Cianjur tiba di KBB dengan dikawal mobil kepolisian dan pasukan berkuda. Suasana kedatangan mereka berlangsung meriah. Para pewarta pun telah bersiap berada di pinggir kerumununan untuk mengabadikannya melalui foto dan video.

Sambutan semakin meriah karena pembawa api PON dari Cianjur disambut dengan tarian Merak khas Jawa Barat. Tarian ini dilakukan oleh beberapa perempuan Sunda cantik yang menggunakan pakaian dengan dominasi warna hijau.

Setelah itu, api PON diserahterimakan kepada Bupati Bandung Barat Abubakar, Abubakar lalu api PON itu diberikan kepada pesepak bola legendaris asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Robi Darwis.

Hadir dalam upacara serah terima api PON itu di antaranya Ketua KONI KBB Elin Suharliah Abubakar, Kapolres Cimahi Ade Ary Syam Indradi, Dandim 0609 Leonard Ginting, pasukaan TNI dan kepolisian, sejumlah SKPD serta, Mojang Jajaka KBB.

Selain itu, untuk memeriahkan PON XIX Jabar ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar pekan oncom yang menghadirkan berbagai pelaku usaha yang membuat makanan berbahan dasar oncom. Lokasinya di Kota Baru Parahyangan, Padalarang dan telah dimulai pada Kamis (15/9) pagi.

Agenda pekan oncom tersebut juga akan menyabet raihan rekor MURI karena akan membuat 5.000 macam makanan yang berbahan dasar dari oncom. Lantaran, oncom menjadi salah satu ciri khas dari daerah KBB karena banyak para pembuat oncom yang kemudian dijual secara banyakan ke Kota Bandung.

“Kegiatan rangkaian PON pada tanggal 23 hingga 25 September nanti akan dipusatkan di Alun-alun Lembang,” kata Bupati Bandung Barat Abubakar, Kamis (15/9).

Menurut Abubakar, gelaran PON di KBB ini tentu sangat bermanfaat bagi pemerintah KBB. Selain untuk memperkenalkan keindahan alam yang dimiliki KBB kepada para kontingen dan para suporternya, KBB juga berkesempatan untuk menampilkan produk-produk unggulan dari UMKM kepada khalayak ramai.

Selain itu, para kontingen dan atlet pada sejumlah cabor yang dipertandingkan di KBB juga akan didampingi tim dari PB PON untuk berwisata ke objek wisata yang ada di KBB, seperti di Lembang.

Abubakar yakin, keramaian yang ditimbulkan dari penyelenggaraan PON di KBB ini akan membuat perekonomian di daerah yang baru berusia sembilan tahun itu berkembang. “Khususnya pada UMKM ya agar produk-produk bisa dikenal di tingkat nasional,” kata dia.

Abubakar mengatakan, besarnya alokasi anggaran untuk gelaran PON ini, harus pula berdampak pada kondisi pascapelaksanaan PON. “Jadi tidak hanya pada pelaksanaannya saja,” kata dia.

Beberapa venue yang telah dibangun, ia meminta jangan sampai itu malah terbengkalai karena tidak lagi digunakan. Terlebih, fasilitas yang sudah dibangun berkualitas nasional. Tentu, lanjut dia, keberadaan sejumlah venue di KKBB harus menjadi cikal-bakal munculnya atlet potensial di kancah nasional ataupun internasional.

“Untuk melahirkan bibit-bibit atlet unggul asal KBB, makanya akan didirikan sekolah olah raga sesuai dengan venue yang ada,” tutur dia.

Pada PON XIX Jabar kali ini, ada enam cabor yang dilaksanakan di KBB, yakni ski air, panjang tebing, sepda downhill, gantole, berkuda, dan sepeda jalan raya. Beberapa venue di KBB yaitu venue gantole di Cihampelas, venue ski air di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, venue sepeda downhill, dan venue berkuda di Parongpong.

Terkait lokasi pertandingan cabang olahraga (cabor) venue ski air pada PON XIX Jabar, Abubakar mengatakan lokasinya dipastikan akan tetap berada di tempat awal dan tidak ada penggeseran lokasi pertandingan.

Abubakar menuturkan arena pertandingan pada cabor ski air akan tetap di lokasi semula, yakni di arena yang telah ditetapkan sejak awal. Di arena ini, sudah terdapat bangunan-bangunan permanen seperti tower juri dan fasilitas lainnya.

“Penyelenggaraan cabor ski air akan tetap seperti perencanaan awal. Apalagu ini kan sudah memenuhi standar. Pemandangannya juga bagus,” tutur dia. Kalaupun dipindahkan ke tempat lain, misalnya ke waduk Jatiluhur, itu masih tidak bisa karena di sana belum layak. (bie)

Loading...

loading...

Feeds