Teladani Kehidupan Nabi Ibrahim

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyembelih hewan qurban di halaman Gedung Pakuan.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyembelih hewan qurban di halaman Gedung Pakuan.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gencarnya arus informasi dari mancanegara saat ini harus dibentengi oleh kualitas manusia yang unggul. Berbagai paham yang terus merasuki anak bangsa harus disaring dengan kokohnya ketahanan keluarga.


Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Hari Raya Idul Adha harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas masyarakat. Peristiwa kurban yang dialami Nabi Ibrahim dan Ismail, harus diteladani oleh seluruh umat muslim di Jabar.

“Ibrahim dan keluarganya yang melegenda menjadi inspirasi kepada kita semua untuk meningkatkan kualitas pribadi kita dengan hikmah berupa ilmu, kebijaksanaan, dan akhlak mulia. Serta membangun ketahanan keluarga dengan fondasi tauhid yang kokoh,” kata Heryawan usai menggelar Shalat Idul Adha 1437 H, di Masjid Raya Bandung Provinsi Jabar, di Kota Bandung, Senin (12/9).

Heryawan menilai, saat ini generasi muda kita terus dicecar oleh berbagai hal yang bisa merusak mereka, terutama dengan mudahnya arus informasi dari luar. Padahal, kata dia, generasi muda merupakan tulang punggung negara dan bangsa di masa yang akan datang.

Oleh karena itu, keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail harus menjadi inspirasi bagi masyarakat. “Keluarga Ibrahim telah berhasil melewati ujian Ilahi, dan keluar sebagai juara. Mereka berhasil meningkatkan sifat kemanusiaannya dengan keimanan dan mengeliminir sifat kebinatangan,” ujarnya.

Bahkan, Heryawan memastikan, umat saat ini membutuhkan keluarga seperti Nabi Ibrahim AS yang berhasil menyembelih kebinatangannya serta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Ilahi dalam kehidupannya. “Model keluarga Ibrahim ini menjadi inspirasi di tengah realitas peradaban manusia yang dipenuhi sifat-sifat kebinatangan,” tegasnya.

Dalam shalat Idul Adha 1437 H di Masjid Raya tersebut, kemarin, Heryawan bertindak sebagai khatib. Adapun imam shalat dipercayakan pada Hadiyan Akbar yang merupakan juara internasional Hafidz 30 Juz Alquran.

Dalam kesempatan itu, Heryawan menyembelih hewan kurbannya sendiri di lokasi tersebut. Selain hewan kurbannya, sapi simental dari Jokowi pun disembelihnya.

Dia mengaku, sejak 2008 rutin menyembelih sendiri hewan kurbannya. “Memotong hewan kurban dengan tangan sendiri jauh lebih terasa makna berkurban. Tentu merasa lebih kokoh, lebih afdhol,” katanya seraya menyebut makna berkurban adalah rela menyisihkan sebagian hartanya untuk berkurban.

Pada Idul Kurban kali ini, DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jabar menyembelih hewan kurban sebanyak 12 ekor sapi dan 12 ekor domba yang akan dibagikan ke 3.500 sampai 4.000 mustahik. Hewan kurban tersebut berasal dari Presiden Joko Widodo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Walikota Bandung Ridwan Kamil, serta para jamaah.

Sementara di lingkungan Pemprov Jabar, tahun ini terkumpul hewan qurban sebanyak 92 ekor sapi. Yakni 42 ekor berasal dari para pegawai dan 50 ekor dari Baznas Jabar.

Selain itu, terdapat juga 22 ekor domba yang akan disebar ke seluruh wilayah di Jabar. “Saya mengimbau pegawai pemprov untuk berqurban. Tahun lalu kita targetkan minimal per orang berqurban satu ekor dan hampir separuh karyawan berqurban. Jadi tercatat ada 7.000 setara kambing,” kata. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …