Tol Soroja Dipastikan Mangkrak

Pembangunan Tol Soroja

Pembangunan Tol Soroja

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pengerjaan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja dipastikan mangkrak. Sebab, meski Pekan Olah raga Nasional (PON) XIX/2016 akan segera dimulai, hingga saat ini tol tersebut belum tuntas juga.


Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun memastikan mangkraknya jalan tol tersebut. Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jabar M. Guntoro mengatakan, Jalan Tol Soroja tidak dapat digunakan selama pelaksanaan PON berlangsung. Padahal, pihak kontraktor sempat menjanjikan Soroja bisa digunakan saat PON.

Belum tuntasnya ini terutama pada tahap pembangunan jembatan. Menurutnya, banyak kendala yang dihadapi kontraktor sehingga proyek tersebut tidak selesai sesuai yang diharapkan.

Salah satunya masalah pembebasan lahan. “Jadi enggak mungkin untuk bisa digunakan,” katanya di Bandung, Minggu (12/9/2016). Meski begitu, menurutnya hal ini tidak terlalu menjadi kendala berarti.

Untuk akses menuju venue PON di kawasan Stadion Si Jalak Harupat masih tersedia dan kondisi jalannya cukup baik. “Semuanya bisa. Dan itu jalan provinsi. Terus ada tambahan dari pemkab penambahan jalan di depan kantor pemkab,” ujarnya.

Sementara itu, untuk akses keluar di kilometer 149 dan 151 Jalan Tol Purbaleunyi, menurutnya sudah siap digunakan meski belum selesai 100 persen. “Kita ambil jalan sebidang. Enggak masalah. KM 149 untuk umum, tamu VIP dan VVIP masuk lewat KM 151. Udan siap. Termasuk jalan tembus Cimencrang-nya,” pungkasnya.

Ketua Bidang Upacara PB PON XIX/2016 Nunung Sobari mengatakan, persiapan pembukaan PON XIX pada 17 September mendatang sudah mencapai 90 persen. “Tinggal nantinya melaksanakan gladi kotor dan bersih dan penyempurnaan lainnya. Ini persiapan (untuk pembukaan) sudah lama. Untuk penari saja sudah sejak dua bulan lebih mulai dari audisi penari sanggar, termasuk penari profesional,” kata Nunung.

Disinggung susunan acaranya, menurut Nunung ada beberapa hal penting seperti pengibaran bendera PON dan parade para kontingen yang semuanya dikemas dengan pagelaran budaya. Pada bagian akhir, Presiden Joko Widodo akan berpidato sekaligus sebagai penutup upacara pembukaan PON XIX.

Untuk tiket pembukaan PON, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menegaskan tidak ada tiket yang dijual. “Tiket tidak dijual. Tapi terbatas. Kita dahulukan undangan VIP maupun bukan VIP. Kemudian kita dahulukan masyarakat sekitar GBLA. Tentu mereka paling dekat dan melakukan pengorbanan,” katanya.

Menurutnya, tidak seluruh stadion diisi untuk penonton karena bagian timur stadion akan dikosongkan sebagai panggung raksasa. “Otomatis separuh lebih, bagian timur enggak dipakai. Mungkin kurang 30 ribu,” ucapnya.

Koordinator Bidang Pelayanan Media PB PON XIX Ade Sukalsah nengungkapkan, tiket yang disebar kurang lebih sebanyak 16 ribu, di luar tamu VIP dan VVIP. “Yang nantinya bisa dicover asuransi juga segitu saat pembukaan berlangsung,” kata dia.

Dari jumlah tersebut, sekitar 200 tiket akan dibagikan kepada masyarakat sekitar Stadion GBLA. “Itu daerah Cimencrang kalau tidak salah. Nanti mekanismenya via kecamatan,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds