Perbaikan E-KTP Cukup di Kecamatan

Warga mengikuti proses perekaman sidik jari pada pembuatan E-KTP.

Warga mengikuti proses perekaman sidik jari pada pembuatan E-KTP.

POJOKBANDUNG.com BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan perekamaman E-KTP, perbaikannya dan lain-lain cukup diselesaikan di kecamatan, tidak perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dan sebagai persyaratannya tcukup membawa fotocopy


Kartu Keluarga (KK).

“Tadi malam camat-camatnya sudah saya panggil, apabila ada perubahan pindah satu kecamatan ke kecamatan lain, diselesaikannya oleh sesama kecamatan,” ujarnya.

Emil juga menyampaikan, dirinya sudah mengumumkan hal tersebut tinggal disosialisasikan. Sebelumnya Emil telah meninjau pelaksanaan perekaman e_KTP di Kantor Kecamatan Sumur Bandung.

“Disduk itu cukup mengurus hal-hal non per-KTP-an, seperti akta kelahiran dan akta-akta yang lainnya,” kata Emil, Kamis (8/10)

Emil mengaku saat ini masih ada keluhan dari instansi non Pemerintahan Kota Bandung seperti BPJS dan imigrasi, yang persyaratannya harus ke Disdukcapil terlebih dahulu. Emil sendiri sudah memerintahkan kadisdukcapil untuk berkoordinasi dengan BPJS dan Imigrasi mengenai hal tersebut.

“Surat keterangan dari kecamatan sudah memadai, karena surat tersebut sudah mewakili dari disduk, tadi kan bisa dilihat banyak yang
kebingungan tadi, ditolak di paspor, BPJS, sehingga antri kesini lagi, sementara antri disini banyak urusan yang tidak bisa ditunda,” ucap Emil

Proses perekaman sendiri di setiap kecamatan waktunya berbeda, ada yang 6, 9, 10 atau 11 hari dan setelah itu kosong. Atau bahkan menurut Emil ada yang bebannya 5 kali lipat lebih banyak lagi.

“Seperti Sumur Bandung tadi, maka dia butuh alat lebih banyak lagi, matematikanya kan, semakin banyak alat, maka antrian akan lebih cepat selesai. Jadi kita kompak yang sudah beres segera pinjamkan alatnya ke yang sudah beres,” tutur Emil

Menurut Kadisdukcapil Kota Bandung Popong W. Nuraeni alat perekaman yang ada di disdukcapil sudah dipinjamkan ke Kecamatan yang masih
banyak penduduk yang belum direkam

“Kecamatan yang sudah bisa menyelesaikan sekitar 6, 9 atau 11 hari, nanti alatnya dipinjamkan kepada kecamatan yang masih banyak belum
perekaman, atau penduduknya padat seperti Coblong, Kiaracondong, Bandung Kulon, Babakan Ciparay, Bojongloa Kidul dan Bojongloa Kaler,”
jelas Popong.

Menurut Popong saat ini yang penting perekaman terlebih dahulu sebelum tanggal 30 September untuk sekitar 120 ribuan penduduk yang belum perekaman. Untuk manula yang tidak bisa datang ke kantor kecamatan, akan didatangi oleh petugas untuk perekamannya, tetapi tentu terlebih dahulu harus dilaporkan ke kecamatan, siapa saja yang tidak bisa datang ke kantor untuk perekaman.

“Saat ini yang penting perekaman dahulu di kecamatan masing-masing, untuk manulaKita akan jemput bola dalam perekaman ini, bagi mereka
yang sudah tidak bisa datang ke kantor kecamatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Popong juga menjelaskan perekaman saat ini prioritaskan untuk warga Bandung yang berdomisili di Kota Bandung, sedangkan untuk yang domisili di luar Bandung akan dilakukan pada minggu keempat September.Meskipun proses perekaman itu tidak mungkin selesai, karena menurut Popong setiap hari akan selalu ada anak yang mencapai usia 17 tahun.

“Insya Allah dengan semangat dan dukungan pak Wali, sampai tanggal 30 akan dapat kita selesaikan,” kata Popong. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …