Jadi Pengusaha tanpa Tinggalkan Salat

Sebanyak tiga ratus lebih peserta mengikuti seminar yang digelar PPMI Kota Bandung di Gedung Pos Indonesia Jalan Banda Bandung, Jumat (9/9).

Sebanyak tiga ratus lebih peserta mengikuti seminar yang digelar PPMI Kota Bandung di Gedung Pos Indonesia Jalan Banda Bandung, Jumat (9/9).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Organisasi Persatuan Pengusaha Muslim Indonesia (PPMI) bertekad mencetak pengusaha muslim yang tidak meninggalkan salat jamaah di masjid sebanyak 4 juta orang. Selain itu, PPMI juga melakukan renovasi bahkan pembebasan lahan masjid yang bermasalah.


Pendiri dan Pembina PPMI, Ustadz Yudi Faisal S Ag mengungkapkan, salah satu karakter PPMI adalah mencetak para pengusaha muslim yang selalu menjaga salat tepat waktu.

“Kami punya program (PR), akan membuat 4 juta pengusaha yang tidak meninggalkan salat berjamaah di masjid. Visi kita semakin banyak yang menjadi pengusaha, semakin sedikit angka kriminalitas,” jelas Yudi disela seminar Menyelesaikan Masalah Hidup dengan Cara Allah SWT di Gedung Pos Giro Jalan Banda, Bandung, Jumat (9/9).

Dengan seminar ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk menjadi pengusaha. “Yang penting adalah bagaimana mengubah mainset. Jika kita masih terbelenggu dengan dunia riba, kredit dan sebagainya, rejeki akan menjauh dari kita. Mungkin bisa dimulai dari marketing, berdagang, salah satu jalan Allah adalah dengan bersedekah. Sudah banyak yang berhasil di anggota PPMI,” tambah Yudi.

Karena itu, dia mengajak masyarakat yang masih menjadi pegawai, karyawan, untuk jadi pengusaha tentunya dengan syarat salat tepat waktu.
Hal sama dikatakan Ketua PPMI Kota Bandung, Indri Albis. Indri mengatakan, selain di Bandung, seminar juga digelar di Garut Sabtu (10/9) dan Tasikmalaya (11/9).

“Anggota atau member PPMI Kota Bandung saat ini mencapai 300 orang. Kami harapkan hingga akhir tahun bisa lebih 500 member,” kata Indri didampingi Ayu, Sekjen PPMI Kota Bandung.

PPMI juga mengadakan bersih bersih masjid di seluruh Indonesia dengan nama Jumat Bersih.
“Kami juga melakukan renovasi masjid bahkan membebaskan masjid seperti masjid Al- Muhajirin di komplek Cibiru, Bandung yang akan dilelang. Namun PPMI Kota Bandung berupaya menggalang dana agar tidak disita,” pungkas Indri yang juga pengusaha pakaian muslim ini. (mun)

Loading...

loading...

Feeds