Duh… Dispenda Jabar Nunggak bagi Hasil Pajak Segini

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Besarnya kontribusi pajak kendaraan bermotor dari Kota Bandung ke kas Provinsi Jawa Barat tidak serta merta pembayaran bagi hasil dari Provinsi Jawa Barat ke Pemkot Bandung lancar.


Bahkan tahun ini, Dispenda Jabar nunggak pembayaran bagi hasil pajak kendaraan bermotor ke Pemkot Bandung dalam jumlah lumayan besar.

“Tahun 2015 untuk kota Bandung ada yang kurang, nanti dibayarnya di tahun berikutnya, itu mah biasa. Sekarang mah sudah masuk dalam target bagi hasil tahun sekarang. Sudah masuk. Jumlahnya Rp 30 miliar,” kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat, Dadang Suharto di kantornya Jalan Soekarno Hatta No 528 Bandung, Rabu (7/9).

Dadang mengatakan, Bandung merupakan target pendapat paling bagus di Jawa Barat. Setelah itu Cikarang, Depok, dan Kabupaten Bogor. Akan terus meningkatkan kerja sama dengan Pemkot Bandung dalam pencapaian target pajak kendaraan bermotor.
Kota Bandung merupakan kota dengan kendaraan bermotor terbanyak di provinsi Jawa Barat. Tidak heran jika pendapatan kota Bandung dari bagi hasil pajak kendaraan bermotor jumlahnya sangat besar.
Tahun 2015 pundi-pundi uang Pemkot Bandung dapat lebih dari Rp 700 miliar dari pajak kendaraan bermotor. Padahal berdasarkan aturan Pemkot Bandung hanya dapat 30 % saja dari total pajak kendaraan bermotor yang dibayar oleh warga Kota Bandung ke Dispenda Jawa Barat.

“Namun penunggak pajak kendaraan di kota Bandung ini juga cukup besar. Pemkot Bandung sendiri mengatasinya dengan menggerakkan camat untuk mensosialisasikan e-samsat,” sambung Dadang.

Sebanding dengan jumlah penduduk yang mencapai 52 Juta jiwa, ditambah pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 % per tahunnya, jumlah kendaraan di provinsi inipun terus meningkat. Tidak heran jika pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dari pajak kendaraan bermotor cukup fantastis, mencapai Rp 11 Triliun.

“Jumlah kendaraan di Jawa Barat sekitar 15 juta unit. Pendapatan pajak kendaraan bermotor Provinsi Jawa Barat sekitar Rp 11 Triliun atau 70% dari PAD,” kata Dadang.

Untuk meningkatkan pendapatan pajak tersebut, instansinya terus melakukan berbagai inovasi pelayanan pajak. Mulai dari program ‘Samsat Drive Through’ hingga penerapan program E-Samsat di seluruh kota di Jawa Barat.

“Ke depan kita sedang menyiapkan kerjasama pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan Alfamart dan Indomart agar memudahkan masyarakat mudah membayar pajak kendaraan bermotornya. Masyarakat cukup datang ke dua waralaba tersebut dan bayar di sana,” ujar Dadang.(cek)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …