Urut Antrean Jamaah Haji Berdasarkan Usia

SOSIALISASI: Anggota MPR-RI, dr. Adang Sudrajat tengah menyampaikan sosialisasi empat pilar bernegara di Lembang, Bandung Barat pada Rabu (31/8) di Lembang.

SOSIALISASI: Anggota MPR-RI, dr. Adang Sudrajat tengah menyampaikan sosialisasi empat pilar bernegara di Lembang, Bandung Barat pada Rabu (31/8) di Lembang.

POJOKBANDUNG.com LEMBANG- Anggota Komisi IX DPR yang membidangi masalah kesehatan, dokter, Adang Sudrajat meminta pemerintah agar menerapkan antrean pelaksanaan ibadah haji berdasar usia calon haji. Menurut Adang, usia jamaah haji yang rata-rata berusia lanjut dikategorikan memiliki risiko tinggi karena penyakit degenerative selalu mendekati angka 70%.


“Saya melihat semakin panjang dan lamanya antrean mengakibatkan usia jama’ah haji ke depan akan semakin lanjut sehingga menyebabkan semakin tingginya prosentase jamaah yang berisiko tinggi hadapi kematian”, ucap politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera disela-sela sosialisasi berbangsa dan bernegara MPR RI.

Adang memperhatikan, bahwa tingkat kematian jamaah haji dari 2011 hingga 2014 di Tanah Suci mengamalami penurunan. Ini tampak bagus, namun tetap saja ia menilai bahwa angka kematian itu masih dapat ditekan dengan melakukan manajemen antrean berdasar usia. Namun di tahun 2015, Jamaah haji Indonesia mengalami peningkatan lebih dari 100% dibanding 2014 yang tadinya 297 orang menjadi 605 orang.

Seperti diketahui, angka kematian pada 2011 mencapai 497 jiwa, 2012 turun menjadi 428 jiwa. Sedangkan tahun 2013 pada angka 266 orang, sedangkan tahun 2014 jamaah yang wafat di tanah suci sebanyak 297 orang. Terakhir tahun 2015, angka kematian jama’ah haji sebanyak 605 orang.

“Kami di DPR komisi IX yang turut konsern terhadap masalah kesehatan jama’ah haji tidak menginginkan semakin tingginya angka kematian jama’ah haji Indonesia di tanah suci pada masa yang akan datang. Kinerja kementerian kesehatan akan dipertaruhkan sebagai kementerian yang paling bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan jama’ah haji”, ucap legislator dapil Bandung dan Bandung Barat ini.

Adang memperkirakan, apabila pemerintah mampu menerapkan sistem antrian berdasar usia, maka 5 tahun kedepan usia jama’ah haji 70% berada pada wilayah aman akan resiko kematian akibat usia terlalu lanjut. Hal ini disebabkan, usia jama’ah haji paling tua pada kisaran 60 tahun atau kurang.

“Saya berharap, kementerian kesehatan dan kementerian agama dapat melakukan simulasi bersama untuk mengukur resiko berdasar usia. Pemerintah harus sudah mulai memikirkan keberangkatan haji tidak hanya sekedar lunas ONH, namun ada porsi minimal 20% dari kuota haji diurut berdasar usia”, pungkas dokter Adang Sudrajat. (bwo)

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …