Cikole Menuju Desa Wisata

PERAYAAN: Perayaan Milangkala Desa Cikole ke-34 di Lapangan Brimob, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (31/08).

PERAYAAN: Perayaan Milangkala Desa Cikole ke-34 di Lapangan Brimob, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (31/08).

POJOKBANDUNG.com LEMBANG-Ribuan masyarakat tumpah ruah rayakan Milangkala Desa Cikole ke-34 di Lapangan Brimob, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (31/08).


Peringatan hari jadi Desa Cikole kali ini tidak begitu berbeda dibandingkan tahu lalu, dimeriahkan penampilan berbagai kesenian yang dirayakan selama tiga hari, mulai dari kemarin (hari ini-red) hingga Jumat (2/9) mendatang.

Kurang lebih sebanyak 8000 orang berasal dari berbagai elemen merayakan Milangkala Desa Cikole tersebut, yang dimeriahkan oleh penampilan berbagai kesenian tradisional dari total jumlah 68 RT dan 15 RW yang berpartisipasi. Desa Cikole sendiri, merupakan hasil pemekaran dari Desa Cibogo pada 1982 lampau.

Menurut Kepala Desa Cikole Jajang Ruhiat menuturkan, sebagai wujud rasa syukur bertambahnya usia yang sudah mencapai 34 tahun, dirinya mengajak seluruh masyarakat Cikole untuk kembali kepada jati diri Sunda, Seni Budaya. Dengan mengadakan pesta rakyat bertema ‘Tandang Makalangan’ dirinya berharap dapat menyongsong Desa Cikole sebagai desa wisata termaju di KBB.

“Perayaan milangkala ini masih dengan tujuan yang sama, yaitu di setiap tahunnya ada peningkatan partisipasi masyarakat, untuk kemajuan desa Cikole. Tahun ini kita rayakan dengan menampilkan berbagai kesenian tradisional,” tutur Jajang Ruhiat kepada wartawan di sela-sela perayaan Milangkala Desa Cikole ke-34, Rabu (31/8).

Berbagai pertunjukan seni budaya ditampilkan warga Desa Cikole antara lain penampipan tari, kuda lumping, pencak silat, hingga sejumlah peragaan hasil bumi yang berasal dari setiap RW yang ada di Cikole.

Menurutnya, kemeriahan milangkala Desa Cikole tahun ini terbukti dengan bertambahnya masyarakat yang ikut serta hingga dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini menunjukkan masyarakat Cikole ikut bersuka cita menyambut perayaan desanya. Juga menunjukkan kekompakan, antara masyarakat dengan aparat pemerintah setempat.

“Kenapa kali ini dirayakan di lapangan Brimob Cikole, karena saya melihat masyarakat Cikole harus bersinergi dengan aparatur yang ada di wilayah ini, terutama Brimob, karena ini merupakan hajat bersama, semua elemen yang ada di desa Cikole. Kerja bareng, pemerintah desa, karang taruna, LPMD, brimob, bela negara, semua hadie karena merupakan warga cikole juga,” ungkapnya.

Perayaan tahun ini Seni dan budaya tradisional tumbuh di semua RW. Bahkan ada beberapa jenis kesenian yang khas dari setiap RW. Tentunya, ini menjadi aset berharga di dalam mewujudkan Cikole sebagai Desa Wisata.

Lebih jauh Jajang mengatakan, di Desa Cikole sendiri ada tiga peryaan rutin disetiap tahunnya. Pertama ialah hajat kampu g, kedua hajat satu suro atau muharaman, dan milangkala atau oeryaan hari jadi desa cikole

“Ada tiga kali perayaan, sudah agenda rutin masyarakat disetiap tahunnya, dan peryaan milangkala ini meruoakan rangkaian yang terakhir,” ujarnya.

Lanjutnya, ia pun berharap agar ke depannya pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Bandung Barat dapat mendukung Desa Cikole untuk menjadi desa wisata dengan perbaikan sejumlah pembangunan, dan perbaikan khususnya infrastruktur jalan.

“Kepada Pemda KBB ya kita harap bantuanya dalam mendorong desa Cikole sebagai desa wisata, dala bidang promosi, ataupun dibidang pembangunan infrastruktur fisik dan nonfisik,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …