Auditor BPKP Terima Duit Korupsi

Bupati Subang Nonaktif, Ojang Suhanda saat menjalani sidang sebagai terdakwa kasus suap pengurusan perkara korupsi dana BPJS Kabupaten Subang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung.

Bupati Subang Nonaktif, Ojang Suhanda saat menjalani sidang sebagai terdakwa kasus suap pengurusan perkara korupsi dana BPJS Kabupaten Subang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung.

POJOKBANDUNG.com BANDUNG – Tak hanya mengalir ke Komisi A dan D DPRD Kabupaten Subang, terdakwa kasus suap dan gratifikasi penanganan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran pengelolaan dana kapitasi pada program jaminan sosial tahun anggaran 2014 Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Ojang Sohandi, juga menyebar ke seluruh perangkat daerah Kabupaten Subang.


Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan, aset yang terkumpulkan, digunakan untuk pembelian tanah beserta bangunan, kendaraan bermotor.

“Jumlah keseluruhan sebesar Rp60,3 miliar diduga hasil tindak pidana korupsi berkaitan dengan jabatan terdakwa sebagai Bupati Subang Sejak 2011 sampai 2016,” ungkap Fitroh di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan L.L.R.E. Martadinata, Rabu(31/8).

Tidak hanya itu, lanjut dia, temuan itu menyimpang dari profil penghasilan selaku penyelenggara Negara sebagaimana tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Oktober 2014.

Dari aset tersebut, digunakan antara lain untuk mengurus penyelidikan dan penyidikan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran pengelolaan dana kapitasi pada program jaminan sosial tahun anggaran 2014 Dinas Kesehatan Kabupaten Subang di Unit III Tipikor Polda Jawa Barat senilai Rp1,4 miliar yang dialirkan melalui Nur Kholim dan Irmanto, orang yang mengaku sebagai penyidik KPK sebesar Rp500 juta. Serta kepada Auditor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Dorlan senilai Rp50 juta.

Tidak hanya itu, dua unit motor KTM 250 cc senilai Rp125 juta yang diberikan kepada anggota Polri AKBP Teddy Gusnandar dan AKBP Yayat Popon Ruhiyat. Satu unit motor KTM 250 cc seharga Rp130 juta diperuntukkan anggota Polri AKBP Agus Nurpatria.

“Dan satu unit motor KTM 250 cc dengan pembelian pada Februari 2015 seharga Rp125 juta diberikan kepada Letkol Inf Budi Mawardi Syam,” terangnya.

Akibat perbuatannya, Jaksa KPK mendakwa Ojang dengan pasal 3 Undang Undang RI nomor 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo pasal 65 ayat 1 KUHP. (aku)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …