Komunitas SSFL Modifikasi Motor tapi Utamakan Keselamatan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dari sekian banyak brand motor yang tersebar di Indonesia, Suzuki menjadi salah satu pilihan bagi para pecinta otomotif, termasuk di Kota Bandung. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pengguna kendaraan pabrikan Jepang tersebut sebagai kendaran pribadi maupun untuk
keperluan lain.


Dari sekian banyak pengguna motor Suzuki, banyak pula diantara mereka yang membuat komunitas . Salah satunya ialah penguna motor Suzuki varian Satria F yang membuat perkumpulan bernama Suzuki Satria F 150 Lovers (SSFL).

Komunitas ini pada awalnya berdiri di Jakarta pada tanggal 14 februari 2010. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan banyaknya yang ingin menjadi anggota, SSFL dibuat di Bandung pada awal tahun 2011. Yang unik dari komunitas ini adalah, bahwa setiap anggotanya
harus memperhatikan kelengkapan kendaraannya sesuai prosedur keselamatan. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang pendiri SSFL, Arie.

“Kami membebaskan anggota yang ingin memodifikasi motornya. Namun yang harus diingat, hal-hal standar mengenai keselamatan harus diutamakan. Seperti penggunaan kaca spion yang tidak boleh dilepas meski sudah dimodifikasi,” ujar Arie, saat ditemui di Dago,
Bandung.

Hal tersebut merupakan salah satu komitmen dari SSFL yang mengutamakan keselamatan berkendara. Hal lain yang ditekankan kepada anggotanya adalah harus melengkapi surat -surat kendaraannya. Pihaknyapun selalu mengimbau kepada para anggotanya untuk selalu berkendara dengan aman dan mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang telah ditetapkan.

“Bagi kami komunitas adalah media untuk menyebarkan paham berkendara dengan baik. Untuk itu, selalu kami tekankan kepada para anggota agar selalu berkendara dengan baik dan tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Mudah-mudahan semangat kami ini
tetap terjaga dan menular kepada yang lainnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, meski komunitas ini sangat ketat dari segi paham berkendara, namun hal itu bukan berarti mengekang anggotanya untuk terus aktif mengikuti setiap kegiatannya. Ia memahami setap anggota mempunyai kesibukan lain di luar komunitasnya.

SSFL sangat memahami setiap anggotanya. Untuk itu, Arie menjelaskan, pada hal-hal tertentu, peraturannya sangat fleksibel karena tidak ingin mengekang anggotanya. “Anggota yang mempunyai urusan pekerjaan, atau kesibukan lain pasti kami memakluminya. Namun ketika mereka bisa kumpul, kami sangat menjaga rasa kekelurgaan. Hal itu agar mereka lebih nyaman ketika berkumpul bersama anggota yang lain,” imbuhnya.

Dengan komitmen yang baik dan positif, komunitas ini berhasil menarik banyak angotanya. Dari yang pada mulanya hanya berjumlah 5 orang, kini angota komunitas SSFL sudah mencapai 210 orang dan terus bertambah tiap tahunnya.

Mereka yang telah terdaftar, datang dari berbagai kalangan. Seperti pelajar, mahasiswa, pengusaha, pegai swasta sampai profesional muda.

“komunitas ini terbuka untuk siapapun , dan dari kalangan apapun. karena komunitas inimemang komitmen pada bagaimana bekendara dengan baik di jalan raya agar tidak merugikan masyarakan laian,” pungkasnya. (bbb/job2)

Loading...

loading...

Feeds

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …