Wawasan Kebangsaan Digelar AMS Kab Bandung

POJOKBANDUNG. com, MAJALAYA–Sebanyak 50 kader Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 002 Kabupaten Bandung, Provinsi Jabar mengikuti pelatihan wawasan kebangsaan di gedung Sabilulungan Majalaya Hebat “ Sajabat”, Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Minggu (28/8/2016). Pelatihan itu untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air (silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wawangi).


Pelatihan wawasan kebangsaan itu dihadiri dan dibuka langsung Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser diwakili Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Pembinaan Ormas Kesbangpol Kabupaten Bandung, H. Dadang Hermawan.

Pada kesempatan itu turut hadir Dewan Penasehat Pengurus Pusat AMS, H. Uu Rukmana, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat AMS, Ari Mulya, Ketua AMS Distrik 002 Kabupaten Bandung, H. Iwan Setiawan, Camat Majalaya, H. Yosep Nugraha dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Dadang Hermawan mengatakan, melalui pendidikan dan pelatihan wawasan kebangsaan itu akan terbangun wawasan yang baik bagi generasi muda. “Jangan sampai pemuda menjadi terpuruk,” katanya.

Dadang pun sempat mempertanyakan, “Ada apa dengan negara kita?”. Dia melihat moralitas bangsa Indonesia mulai terkikis, dan para pemuda hanyut dalam euforia dunia fantasi. “Generasi muda merupakan generasi emas dan estapet kepemimpinan di masa depan,” katanya.

Dadang mengatakan, kesuksesan masa depan pemuda bergantung pada optimismisme pemuda itu sendiri.
Ia menilai pemuda telah mengalami degradasi moral, dibandingkan dengan pada zaman orde lama dan orde baru lalu.

Dadang pun tak berharap pemuda menjadi sasaran pihak asing, dalam upaya penyebaran hidup konsumtif. Selain itu, para pemuda jangan menjadi sasaran pemasaran rokok, minuman beralkohol, narkoba yang berdampak negatif.

“Minuman beralkohol dapat merusak kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis,” katanya.
Menurutnya, penyalahgunaan itu akan menimbulkan efek ketergantungan. “Kecanduan minuman beralkohol dan penggunaan narkoba akan merusak moralitas. Selain itu, tidak akan berpikir positif,” katanya.

Dikatakannya, kecanduan minuman beralkohol itu rawan terjadi tindak pidana penipuan, pencurian, perampokan, pembunuhan, dan tindak pidana lainnya yang berujung pada kritis identitas dan pembunuhan karakter. “Untuk itu, pemuda adalah agen perubahan,” katanya.

Dia juga mengaku bangga masih banyak pemuda dan bibit unggul yang menjadi atlet, akademisi, musisi, pengusaha, dan dalam bidang lainnya. “Peningkatan mutu pemuda menjadi prioritas dalam menghadapi daya saing masyarakat ekonomi ASEAN,” katanya.

Ia pun sangat tidak berharap kualitas pemuda jauh lebih rendah dari orang asing. “Jangan sampai tenaga kerja asing lebih mudah bekerja di dalam negeri. Sementara tenaga kerja Indonesia banyak yang menganggur,” katanya.

Ditambahkan Dewan Penasehat Pengurus Pusat AMS, H. Uu Rukmana, pelatihan wawasan kebangsaan perlu dilaksanakan bagi para kader AMS. “Kader AMS harus peka terhadap kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar,” harap Uu.

Uu juga meminta kepada para kader AMS harus menjadi pelaku pejuang. “Kalau mau dihargai harus tampil. Sedih, nyeri hate, dari kader AMS tak ada yang jadi menteri. Kedepan harus ada yang menjadi menteri,” harapnya. Ia berharap AMS harus tampil menjadi yang terbaik. “Ams milik semua partai politik,” ungkanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum AMS Pusat, Ari Mulya, mengatakan, baru pertama kalinya AMS Distrik 002 Kabupaten Bandung yang melaksanakan pelatihan wawasan kebangsaan ini. “Ini melaksanakan amanat leluhur. Sebagai bangsa harus menjaga paku sarakan,” kata Ari.

Menurutnya, memasuki era reformasi ini jangan sampai lupa pada amanat leluhur. “Manusia hidup harus menjadi contoh. Karena itu, kami memberikan penghargaan dan penghormatan kepada AMS Distrik 002 Kabupaten Bandung yang melaksanakan pelatihan wawasan kebangsaan ini. Pelatihan ini jadi bekal, tekad, ucap dan lampah dalam hidup,” katanya.

Ketua AMS Distrik 002 Kabupaten Bandung, H. Iwan Setiawan mengatakan, pelatihan wawasan kebangsaan ini dilaksanakan secara bertahap. “Ini merupakan program kerja AMS,” katanya.

Sebelumnya, kata Iwan, AMS Distrik Kabupaten Bandung telah melaksanakan musyawarah rayon di masing-masing kecamatan. “Kami juga sempat melaksanakan bakti sosial, terkait bencana alam banjir di Kabupaten Bandung. Dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Ikatan Mahasiswa AMS” katanya.

Suasana pelatihan wawasan kebangsaan yang diikuti 50 kader Angkatan Muda Siliwangi Distrik 002 Kabupaten Bandung di Gedung Graha Sajabat Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Minggu. (ca)

Loading...

loading...

Feeds