Owi Cium Kaki Ibunda Butet Menangis, Ini Dia Kisah Haru Mereka

Pemenang Emas di Olimpiade Rio de Janeiro.

Pemenang Emas di Olimpiade Rio de Janeiro.

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Rombongan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir telah tiba di tanah air. Sambutan meriah diberikan setelah mereka tiba di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Selasa (23/8/2016) sore.


Setelah disambut Menpora Imam Nahrawi, Owi/Butet langsung sungkem kepada kedua orangtua mereka. Rasa hormat dan tunduk luar biasa ditunjukkan oleh Owi. Dia langsung mencium tangan, memeluk ibunya, dan tiba-tiba di luar dugaan dia langsung jongkok kemudian mencium kaki ibundanya.

“Terima kasih atas doanya bu. Aku bisa seperti ini karena doa orangtua, terima kasih.. terima kasih,” katanya lirih lantas menitikkan air mata.

‎Hal yang sama juga dilakukan oleh Butet. Dia juga menangis dan ‎memeluk ibunya, yang menyambut dirinya. Dia mengomentari sambutan meriah, dengan bus atap terbuka kemudian mengarak mereka ke kantor Kemenpora, di Senayan.

“Saya terharu dengan sambutan ini. Sambutan ini luar biasa, kami harus berkonvoi juga, menyapa masyarakat. Terima kasih, terima kasih Pak Menteri,” ucapnya lantas menitikkan air mata. Dia terlihat tak bisa menahan emosinya.

Selain sorotan terhadap peraih medali emas dari cabang bulu tangkis itu, dua atlet peraih kepingan perak Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni juga hadir.

Keriuhan semakin menjadi kala Owi/Butet, panggilan pasangan emas Indonesia itu, keluar dari dalam Terminal 3. Awak media dan warga yang hadir langsung mengerubungi mereka. Kedua orangtua Tontowi/Liliyana yang menyambut langsung mendapat pelukan hangat dari sang anak.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para pahlawan olahraga Indonesia. Imam juga menyebut melalui olahraga, Indonesia bisa menunjukkan martabatnya di dunia internasional.

“Terima kasih Tontowi. Terima kasih Liliyana. Terima kasih Eko dan Yuni. Kalian luar biasa,” kata Imam.

“Pemerintah ingin terus mendukung olahraga bukan hanya untuk kesenangan, tapi harkat dan martabat bangsa di depan negara lain,” tandasnya. (zul/jpg)

Loading...

loading...

Feeds