Gawat, Mutasi Empat Atlet Jawa Barat Bermasalah

Sekum KONI Jabar, M Q Iswara menunjukan data ke empat atlet yang menjadi catatan tim keabsahan PB PON XIX/ 2016.

Sekum KONI Jabar, M Q Iswara menunjukan data ke empat atlet yang menjadi catatan tim keabsahan PB PON XIX/ 2016.

Iswara menambahkan, pihaknya tak menyoal status keempat atlet tersebut. Bahkan, KONI Jabar akan terus mempertahankan agar mereka bisa tetap membela Jabar.


“Jangan sampai gara-gara protes dari satu daerah menghancurkan masa depan atlet karena tidak bermain di Provinsi Jabar maupun provinsi sebelumnya,” terangnya.

Kontingen Jabar sendiri menerjunkan atlet terbanyak ketimbang daerah lain yakni 1.549 atlet dan official, 1.142 atlet terbagi 671 putra dan 471 putri.

Sebelumnya, Ketua KONI Jabar, Ahmad Saefudin menuturkan, atlet yang selalu dipertanyakan status domisilinya merupakan persepsi yang salah. Ahmad menyatakan, atlet yang membela daerah lain awalnya dari Jabar kemudian hengkang dan kembali membela Jabar pada PON XIX/ 2016 mendatang.

“Secara keseluruhan atlet kami warga asli Jabar, adapun atlet yang datang ke tanah pasundan kini sudah menetap dan sebagian diantaranya menikah dengan orang Jabar,” klaimnya.

Ahmad menegaskan, PON XIX/ 2016, KONI Jabar tak memiliki atlet cabutan, melainkan atlet luar yang ingin mengabdi di Jabar.

“Paling lima persen atlet yang status awalnya bukan warga Jabar tapi karena mereka ingin membela Jabar ya kami fasilitasi, toh memiliki prestasi,” imbuhnya.

Disinggung soal perpindahan atlet dari daerah lain ke Jabar karena tujuan materi dan memanfaatkan event PON XIX, Ahmad membantah adanya hal itu. Menurutnya, paradigma seperti itu sudah lama tidak diterapkan.

“Statusnya jelas warga Jabar meskipun asalnya daerah lain, tapi prosesnya perpindahanya sudah diurus dan kami sudah berikan jaminan menegani hal tersebut,” tandasnya. (arh)

 

Loading...

loading...

Feeds