Gawat, Mutasi Empat Atlet Jawa Barat Bermasalah

Sekum KONI Jabar, M Q Iswara menunjukan data ke empat atlet yang menjadi catatan tim keabsahan PB PON XIX/ 2016.

Sekum KONI Jabar, M Q Iswara menunjukan data ke empat atlet yang menjadi catatan tim keabsahan PB PON XIX/ 2016.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Empat atlet Jawa Barat yang didaftarkan ke PB PON XIX untuk gelaran PON 2016 mengalami kendala mutasi perpindahan dan kejelasan domisili. Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) masih mempertanyakan status dari keempat atlet tersebut.


Sekretaris Umum (Sekum) KONI Jabar, M Q Iswara menegaskan, awalnya ada delapan atlet Jabar yang menjadi catatan tim keabsahan terkait kejelasan domisili saat Delegation Registration Meeting (DRM) PON XIX/2016 18-22 Agustus 2016 lalu. Hal itu diperkuat oleh keputusan BAORI yang menyatakan hal serupa.

“Tapi Alhamdulilah setelah dijelaskan kepada mereka dari awal tidak mengikuti BK membawa provinsi lain, kemudian ditunjang data saat mengikuti Kejurda, Kejurnas hanya membawa nama Jabar, empat atlet bisa diklarifikasi kepada tim keabsahan,” terangnya kepada wartawan di Gedung KONI Jabar, Selasa (23/8/2016).

Iswara menyebut kedelapan atlet yang dipertanyakan tim keabsahan dan BAORI itu, masing-masing atlet cabor renang, Glen Victor Sutanto, Resa Kania Dewi, Cabor Karate, Imam Tauhid Ragananda dan cabor billiar, Herowanto.

Iswara mengatakan, mereka masih harus mengikuti tahapan berikutnya, baik saat technical meeting maupun pada dewan hakim jika terjadi gugatan.

“Mungkin data yang disampaikan BAORI masih mengacu data tahun lalu, ataupun BAORI belum punya data dari Pengda atau KONI, dimana atlet berasal mengenai surat perpindahan. Tapi saat ini kami memiliki data mutasi dan domisili keempat atlet yang dimaksud dan siap mengklarifikasi,” terangnya.

Loading...

loading...

Feeds