Stadion GBLA Riskan Jika Digunakan untuk Pertandingan Persib Melawan Arema

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage, Kota Bandung riskan jika dipaksakan untuk pertandingan Persib lawan Arema, Sabtu (27/8/2016). Sebab, penggunaan tersebut dinilai akan mengganggu persiapan upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat pada 17 September mendatang.


Pertandingan Persib lawan Arema itupun masih dimungkinkan untuk dialihkan ke stadion lain. Hal ini terungkap dalam rapat lanjutan persiapan upacara pembukaan PON 2016 yang digelar Panitia Besar (PB) PON XIX/2016 dan Sub PB PON Kota Bandung, di Stadion GBLA, Minggu (21/8/2016).

Rapat tersebut dihadiri Ketua Harian PB PON 2016 Iwa Karniwa dan Ketua Sub PB PON Kota Bandung Ridwan Kamil, serta seluruh unsur PB PON bidang lainnya. Ketua Bidang Upacara PB PON XIX/2016 Nunung Sobari mengatakan, persiapan upacara pembukaan ajang olahraga tersebut sudah mulai dilakukan.

Menurutnya, beberapa keperluan sudah diangkut dan dipasang di stadion berkapasitas sekitar 40 ribu bangku penonton itu. Nunung khawatir, berbagai persiapan itu akan sia-sia ketika Persib-Arema bermain.

Nunung menyontohkan, pihaknya kini tengah menata pemasangan panggung, pengeras suara, lampu-lampu untuk mendukung upacara pembukaan PON.
“Loading, termasuk setting. Kalau persib main, (persiapan) jadi minus, bukan nol lagi. Massa yang banyak sulit dikendalikan. Siapa nanti yang tanggung jawab,” kata Nunung.

Bahkan, hal yang tidak kalah penting yakni ketika harus menutup rumput lapangan untuk keperluan 3 ribu penari saat upacara pembukaan nanti.
“Harusnya ditutup sore ini. Tapi kalau sekarang ditutup, nanti ketika Persib main dibuka lagi. Ini riskan,” katanya.

Mengingat pentingnya upacara pembukaan, pihaknya berharap Persib bisa menggunakan stadion lain agar persiapan di Stadion GBLA tidak terganggu. Terlebih, kata dia, Manajer Persib, Umuh Muchtar, telah menyatakan kesiapannya untuk menggunakan Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung untuk laga tersebut.

Ketua Sub PON Kota Bandung yang juga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengakui tidak mudah dalam memutuskan hal ini. Menurutnya, perlu solusi terbaik yang bisa mendukung keduanya, pembukaan PON dan pertandingan Persib.
“Pertandingan Persib ini tidak sederhana. Semangatnya cari solusi,” ucapnya.

Bahkan, Emil, sapaan akrabnya, mengaku khawatir jika Persib dilarang menggunakan Stadion GBLA.
“Bahaya, bisa jadi kampanye negatif buat PON. Kalau persib enggak boleh main, bobotoh pundung ke PON,” katanya.

Emil pun menyadari upacara pembukaan PON tidak kalah penting. Meski berharap Persib-Arema bertanding di Stadion GBLA, Emil mengaku tidak akan memaksakan hal itu.
“Tidak ngotot juga. Yang penting Persib jalan, PON jalan. Enggak ada situasi yang ideal. Harus ada win-win solution. Semua pihak harus saling mendukung,” katanya.

Sebagai solusi, Emil meminta Persib mematuhi persyaratan yang harus dipenuhi saat menggunakan stadion tersebut.
“Ada penyesuaian kalau dari GBLA. Bangku tidak semua diisi. Banyak hal-hal yang harus diperhatikan. Bobotoh barageur,” katanya seraya menyerahkan keputusan tersebut kepada PB PON dan Persib itu sendiri.

Ketua Harian PB PON 2016 Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sub PB PON yang mengerjakan Stadion Si Jalak Harupat. Hal ini dirasa penting agar persiapan di Stadion GBLA tidak terganggu.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus memantau perkembangan dari Stadion GBLA dan SJH.
“Nanti rapat PON akan didetailkan. Sekarang masih menunggu informasi alternatif dari Jalak Harupat. Akan dievaluasi,” katanya.

Lebih lanjut Iwa mengapresiasi kondisi Stadion GBLA. Menurutnya, venue tersebut mengalami banyak perbaikan sehingga sudah siap untuk menggelar upacara pembukaan.
“Kami mengapresiasi Pemkot Bandung. PJU tuntas, air tuntas, tingga nunggu penyelesaiannya,” ucapnya.

Iwa pun mengapresiasi partisipasi warga Kota Bandung yang turut membersihkan Stadion GBLA, Minggu (21/8/2016) kemarin.
“Applause untuk kita semua, hari ini Pak Wali (Emil) bersama warga akan membersihkan GBLA,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …