Imbas Demo PON, Bupati Ini Terancam Terlapor

Direktur LBH GMBI Lamhot M Situngkir (paling kanan) bersama Asisten Bidang Hukum GMBI Fidel Giawa (kedua dari kanan), Ketua Distrik GMBI Pangandaran Ujang Bendo, dan Kadiv Investigasi GMBI Pangandaran Agus Supendi saat jumpa pers membeberkan rekaman video dugaan aksi provokatif yang dilakukan Bupati Pangandaran Jeje Wiranata, di Sekretariat DPP LSM GMBI, Jalan Dalem Kaum, Bandung, Senin (15/8).

Direktur LBH GMBI Lamhot M Situngkir (paling kanan) bersama Asisten Bidang Hukum GMBI Fidel Giawa (kedua dari kanan), Ketua Distrik GMBI Pangandaran Ujang Bendo, dan Kadiv Investigasi GMBI Pangandaran Agus Supendi saat jumpa pers membeberkan rekaman video dugaan aksi provokatif yang dilakukan Bupati Pangandaran Jeje Wiranata, di Sekretariat DPP LSM GMBI, Jalan Dalem Kaum, Bandung, Senin (15/8).


POJOKBANDUNG.com, PANGANDARAN
– Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata juga terancam dilaporkan ke Polda Jabar dan Kejari Jabar. Itu karena bupati dituding berada dibalik aksi anarkis massa yang tergabung dalam Forum Bela Pangandaran saat LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar aksi demo di kantor DPRD Pangandaran, Kamis (11/8) lalu.


“Upaya hukum kami sudah lakukan ke Kapolri, Kapolda, bahkan kalau perlu ke Presien Jokowi. Sampai saat ini kami masih menunggu tindaklanjut dari pihak kepolisian,” kata Direktur LBH GMBI Lamhot M Situngkir yang didampingi Asisten Bidang Hukum GMBI Fidel Giawa, Ketua Distrik GMBI Pangandaran Ujang Bendo, dan Kadiv Investigasi GMBI Pangandaran Agus Supendi di Sekretariat DPP LSM GMBI, Jalan Dalem Kaum, Bandung, Senin (15/8).

Lamhot menyayangkan sikap bupati yang mendorong Ketua Distrik GMBI Garut Ganda Permana saat melakukan aksi demo di halaman kantor DPRD Pangandaran.

“Kami melihat persoalan ini sangat serius. Ada pelanggaran HAM dan diskriminatif dalam peristiwa tersebut. Bahkan, bupati terkesan menghalangi orang untuk menyampaikan pendapat dimuka umum. Tindakan bupati ini sudah bertentangan dengan UU Dasar 1945, UU Hukum dan HAM,” tegas Lamhot.

Karena itu, ia mendesak kepolisian dan pemerintah untuk turun tangan. Karena jika tidak, lanjut Lamhot, masalah ini akan melebar. Apalagi, bupati juga telah mengasut dan mengadu domba antar-anak bangsa yang lagi menyuarakan persoalan venue PON XIX 2016 di Pangandaran yang disinyalir banyak persoalan dimulai dari tender sampai pelaksanaannya.

“Aksi massa tandingan ini dapat dikatagorikan bahwa Jeje selain kepala daerah juga sebagai pengasut, karena dia menilai bahwa orang di luar Pangandaran tidak boleh demo di Pangandaran, sedangkan yang melakukan aksi demo tersebut merupakan bagian dari keluarga besar GMBI, bukan massa bayaran,” tegas Lamhot.

Lamhot membeberkan, dugaan permainan proses lelang proyek sarana dan prasarana PON tersebut terdapat di Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, yang dianggap hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu. Sehingga pemenang lelang terkesan dipaksakan oleh Pokja ULP, dan anehnya PPK menerima saja apa yang disampaikan ULPdan tidak dilakukan evaluasi kepada perusahan yang diusulkan sebagai pemenang tender.
“Makanya kami mendatangi kantor DPRD Pangandaran, karena DPRD secara politik memiliki hak untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” kata Lamhot.

Menurut Lamhot pernyataan bupati yang mengatakan orang luar Pangandaran tidak boleh menyampaikan pendapat di muka umum melanggar UU Dasar 1945, UU Hukum dan HAM. Menurut dia, seharusnya Pemerintah Daerah Pangandaran memberikan pelayanan publik, sesuai yang diamanatkan dalam UU No 25 tahun 1999 tentang pelayanan publik. (man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

Pangdam Pimpin Serah Terima Jabatan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam mewariskan nilai-nilai Siliwangi sekaligus mengestafetkan misi tugas dalam membangun kebesaran dan kejayaannya, Kodam III/Siliwangi menggelar acara …

Ajak Perempuan Keluar Zona Nyaman

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Perempuan di Kabupaten Bandung Barat harus memiliki integritas, tangguh dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, kesan …

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …