Cikapundung Electronic Center Menjadi Pemuas Nafsu Pemburu Barang Antik

Salah satu koleksi barang antik di Pasar Seni dan Barang Antik, Cikapundung Electronic Center (CEC), Jalan Banceuy, Kota Bandung. Beragam barang seni dan antik terdapat di kawasan ini.

Salah satu koleksi barang antik di Pasar Seni dan Barang Antik, Cikapundung Electronic Center (CEC), Jalan Banceuy, Kota Bandung. Beragam barang seni dan antik terdapat di kawasan ini.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Suasana berbeda akan Anda rasakan ketika memasuki lantai 3 di kawasan Cikapundung Electronic Center (CEC), Jalan Banceuy, Kota Bandung. Disini Anda akan terasa berada di tahun 50an, karena berbagai jenis barang seni, elektronik, alat musik hingga perabotan rumah tangga, dari jauh sebelum Indonesia merdeka ada di Pasar Seni dan Barang Antik ini.


Pasar Antik Cikapundung bisa dikatakan surganya para kolektor seni dan barang antik untuk berburu beragam barang antik di Bandung. Berbagai jenis barang antik yang memiliki nilai seni dan klasik tinggi dijajakan. Semua barang seni dan antik yang dijajakan tertata rapi di 180 kios yang ada disana.

Menurut Manager Pengelola CEC Bandung, Sutarto hadi Pranoto (58), sebanyak 75 pedagang barang seni dan antik sejak awal pembukaan pada 2013, memenuhi hampir semua ruko yang ada di kawasan ini.
“Pada awalnya pasar seni dan barang antik ini di dirikan untuk memberikan pembibinaan kepada para perjual barang antik yang ada di jalan-jalan Kota Bandung, jadi dikumpulkan disini,” ujarnya.

Menurut salah seorang pedagang barang antik, Tino (42), barang yang dijual di pasar ini mulai dari tahun 1950an dengan beragam jenis.
“Untuk barang yang ada disini sekitar tahun 50an, bisa juga mungkin ada yang lebih tua dari itu, cuman yang saya punya paling tua tahun segitu,” kata Tino.

Harga yang ditawarkan dipasar antik ini terbilang relatif, selain itu menurut Tino, harga barang bisa ditawar alias nego . Pengunjung yang datang pun selain bisa memberli dapat pula menjual barang antik yang mereka punya.
“Selain menjual, saya juga kadang beli barang antik dari pengunjung yang datang, kalo untuk harga kebetulan saya jual jenis musik, ada dikisaran 25 ribu hingga 25 juta rupiah,” imbuh Tino.

Tak hanya warga Bandung yang datang untuk bernostalgia ditempat ini, banyak pula wisatawan mancanegara asal belanda, turki bahkan Jepang datang untuk mengunjungi pasar Pasar Antik Cikapundung.
“Untuk pengunjung setiap hari lumayan banyak karena kita ada dipusat kota, mulai dari warga Bandung sampai ada yang dari luar negeri,” Imbuh Tino. (CR1)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …