Dengan Membuat Akses Menuju GBLA Satu Lajur Akan Mengurangi Kemacetan Saat Penyelenggaraan PON

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memantau perkembangan pengerjaan interchange kilometer 149 yang menjadi salah satu akses menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage, Kota Bandung sebagai lokasi upacara pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Meski PON tinggal menunggu hitungan hari, namun pembangunan tersebut baru mencapai 80 persen.


Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON XIX/2016 Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya akan terus memantau proses pembangunan akses jalan sepanjang 1,8 kilometer ini. Interchange 149 akan menjadi salah satu akses utama menuju Stadion GBLA.
“Akan dipantau terus progresnya. Kenapa kita fokus akses tol, karena akan membantu mengurai kemacetan saat upacara pembukaan dan penutupan PON,” kata Iwa di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/8/2016).

Dia menyebut, saat ini pihak kontraktor sedang melakukan percepatan pembangunan mulai dari pemasangan tiang pancang hingga pabrikasi balok-balok untuk jalan dan jembatan. Jika tidak ada halangan, lanjut Iwa, pembangunan interchange 149 dapat selesai pada 9 September atau delapan hari jelang upacara pembukaan PON XIX.
“9 September selesai semua. Tapi untuk satu lajur dulu,” ujarnya. Dia melanjutkan, sejumlah infrastruktur  penunjang baik di luar dan di dalam Stadion GBLA sudah mulai berproses.

Pemasangan penerangan jalan umum, kekurangan daya listrik, hingga masalah air sudah dikoordinasikan dengan masing-masing pihak.
“Hasil evaluasi soal listrik kurang daya yang perlu ditambah tiga kali lipat sudah diproses dengan General Manager PLN Distribusi Jabar-Banten. Masalah air juga sudah dikoordinasikan oleh Pemkot Bandung dan PDAM,” katanya.

Saat ini, pihaknya pun menunggu percepatan penyelesaian penerangan jalan umum menuju GBLA. Selain itu, pihaknya pun terus memantau pengelolaan parkir di sekitar stadion tersebut.
“Dan cek lebih lanjut kelengkapan infrastruktur GBLA dalam dan luar,” ucapnya. Disinggung mengenai anggaran pembukaan dan penutupan PON XIX/2016, menurutnya sudah tidak ada masalah.

Proses administrasi pengalihan anggaran pembukaan dan penutupan dari Stadion Si Jalak Harupat ke Stadion GBLA sudah selesai.
“Perubahan alokasi anggaran itu bentuknya hibah dari Pemprov ke PB PON, sehingga tidak tidak ada masalah. Tidak perlu nunggu perubahan dari Pemprov Jabar,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada sisa waktu yang ada, pihaknya akan terus melakukan penyisiran venue PON yang belum siap. Salah satunya venue tenis lapangan di Jalan Maluku, Kota Bandung.
“Kita akan terus sisir dan lakukan pemantauan terus menerus,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …