Sangat Disayangkan DAK Rp 900 Juta Mubazir

Seorang murid membubuhkan tanda tangannya sebagai bukti pembangunan SMPN 6 Lembang.

Seorang murid membubuhkan tanda tangannya sebagai bukti pembangunan SMPN 6 Lembang.

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Lembang akan ditunda hingga tahun depan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bandung Barat.


Menurut Kadisdikpora Bandung Barat Agustina Piryanti, pada tahun ini tidak adanya penunjuk teknis dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan sekolah.
”Rencananya pembangunan SMPN 6 Lembang ini akan dibangun di tahun ini. Namun, akibat tidak ada petunjuk teknis kemungkinan besar akan dibangun di tahun depan,” jelas Agustina kepada wartawan di Ngamprah.

Dia menerangkan, untuk pembangunan SMPN 6 Lembang ini ternyata tidak ada juklak dan juknis di tahun ini. Sehingga, pembangunan baru bisa dilakukan di tahun depan.
Sebenarnya, lanjut dia, sudah dialokasikan dari dana pendamping DAK besarnya yaitu Rp 900 juta. Namun dalam juklak dan juknis DAK pendidikan dasar dan menengah tahun ini, hanya tercantum pembangunan SD.
”Jadi kami tidak bisa menggunakan anggaran ini untuk pembangunan SMP,” katanya.

Dana yang sudah ada akan tetap dialokasikan untuk pembangunan SMPN 6 Lembang. Tetapi anggaran tersebut harus dialokasikan kembali dalam pos anggaran non-DAK. Dia mengatakan, mesti dilelangkan terlebih dahulu. Pihaknya akan melihat, apabila prosesnya bisa selesai tahun ini, pembangunan bisa langsung dimulai.
”Kita upayakan di tahun depan itu sekolah yang masih bergabung di sekolah lain bisa berdiri sekolah baru,” terangnya.

Untuk diketahui, ratusan siswa SMPN 6 Lembang sudah bertahun-tahun tidak memiliki bangunan sendiri. Untuk kegiatan sekolah, para siswa menumpang di SMPN 2 Lembang. Namun sejak tahun ajaran baru ini, kegiatan sekolah dipindahkan ke SD Merdeka, Lembang.

Lebih jauh Agustina menuturkan, pembangunan SMPN 6 Lembang di Desa Gudangkahuripan Lembang itu dibutuhkan untuk menampung lulusan SD dari desa setempat dan sekitarnya. Sebab, di sana belum ada bangunan SMP.

Rencananya, pembangunan SMPN 6 Lembang akan dilakukan di atas tanah kas desa seluas 4.582 meter persegi, di samping SDN Pancasila, Desa Gudangkahuripan. Dengan keberadaan SMP nantinya, diharapkan tingkat melanjutkan siswa SD ke jenjang SMP meningkat.

Selain SMPN 6 Lembang, sekolah lainnya yang belum memiliki bangunan sendiri yaitu SMPN 3 Cisarua. Para siswa di sekolah itu sudah menumpang di SMPN 1 Cisarua selama 8 tahun. Menurut Agustina, SMPN 3 Cisarua pun akan dibangun dalam waktu dekat. Sebab, lokasi lahan sudah tersedia, tetapi belum mencukupi.
”Khusus untuk SMPN 3 Cisarua kita akan coba perluas lagi lahannya karena saat ini baru ada lahan sekitar 1.200 meter persegi,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …