Giliran Rosemary Diadili

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pengadilan musik jilid kelima kembali digelar oleh DCDC di Panas Dalam Cafe, Jalan Ambon No.8A Bandung, Minggu (31/7), sejak pukul 19.00 Wib.


Jilid kelima kali ini menghadirkan lima terdakwa, yaitu Indra Gatot, Ink, Fajar, Ahong, dan Bane dari grup band skatepunk asal Bandung, Rosemary.

Sebelumnya, di jilid pertama ada Iksan Skuter, Musikimia, Speaker First, dan Coklat band yang berhasil membuat rahang pada penonton pegal karena tidak berhenti dibuat tertawa oleh para jaksa penuntut umum, Pidi Baiq dan Budi Dalton, Hakim, Man Jasad, dan dua pembela untuk Rosemary, Ronny Urban dan Yoga PHB.

Jalannya pengadilan akan dipimpin oleh Panitera, Edi Brokoli.

Kali ini Rosemary dipanggil ke dalam pengadilan karena telah mengeluarkan single terbaru yaitu Brother Sister, para jaksa penuntut umum mempertanyakan asal usul dan ideologi yang mereka tuangkan dalam single terbaru.

Rosemary juga selain mendapatkan dua pembela mereka juga mendatangkan saksi meringankan yaitu Sarah seorang kerabat terdekat mereka.

Perdebatan terjadi, karena jaksa penuntut umum tidak ingin kalah, mereka juga mendatangkan saksi pemberat yaitu Iksan Skuter.

Pengadilan Musik jilid kelima kali ini dihadiri oleh WARS (We Are Skatepunk) untuk mendukung Rosemary yang menjalani persidangan. Namun, bagi WARS yang berada diluar kota pun tetap akan menyaksikan live streamingnya di www.djarumcoklat.com.

Akhirnya, setelah menjalani persidangan yang cukup lama, Rosemary diminta untuk pembuktian dengan menyanyikan beberapa lagu hits-nya.

Selain lagu Brother Sister, Rosemary juga menampilkan lagu Super Girls.

Panitera pengganti Pengadilan Musik yang diperankan Eddy Brokoli mengatakan, setelah dihadirkan beberapa saksi pada saat persidangan dan keterangan saksi tidak memberatkan serta Rosemary bisa membuktikan ‘tidak bersalah ‘ kepada jaksa penuntun umum.

Maka hakim memutuskan bahwa Rosemary memang tidak bersalah dan albumnya bisa dijual dipasaran.

“Setelah melalui berbagai tahapan persidangan, karena tuntutan yang diajukan Jaksa tidak terbukti. Akhirnya Hakim memutuskan ‘Rosemary’ tidak bersalah dan Albumnya layak untuk dipasarkan,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya, Pengadilan Musik yang di dukung penuh oleh DCDC selalu ingin memberikan sesuatu yang berbeda terhadap launchingnya sebuah single terbaru dari para musisi.

“Jika pada umumnya memperkenalkan single atau album itu hanya dari satu jalur komunikasi saja maka disini adanya jaksa penuntut umum, hakim, panitera, pembela, dan para saksi untuk mewakili masyarakat di Indonesia khususnya yang ada di Bandung agar lebih faham secara detil dan sedikit menggambarkan fenomena pro dan kontra yang seringkali terjadi,” pungkasnya.(nda)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Vaksinasi Tahap Pertama Segera Selesai

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Vaksinasi COVID-19 tahap I untuk dosis I terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimulai …