Daya Listrik Stadion GBLA Tak Cukup

Sekda Jabar Iwa Karniwa

Sekda Jabar Iwa Karniwa

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Daya listrik Stadion Gelora Bandung Lautan Api, di Gedebage, Kota Bandung tidak mencukupi untuk kebutuhan upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Kebutuhan listrik untuk acara tersebut mencapai tiga kali lipat kapasitas yang ada.


Hal ini terungkap saat rapat koordinasi perbaikan Stadion GBLA yang dilakukan Panitia Besar (PB) PON Jabar dan Sub PB PON Kota Bandung, di ruang VIP Stadion GBLA, Kota Bandung. Ketua Harian PB PON Jabar yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Iwa Karniwa mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan, pihaknya akan meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar memasok.

Kebutuhan listrik untuk upacara pembukaan PON ini lebih besar dibanding biasanya. Sebab, nantinya akan membutuhkan banyak pencahayaan dan pengeras suara.

“Ini beda dengan pertandingan Persib,” kata Iwa. Meski begitu, menurutnya kesiapan Stadion GBLA menjadi tempat pembukaan dan penutupan PON 2016 September mendatang sudah matang. Iwa optimistis Stadion GBLA rampung diperbaiki sebelum pembukaan PON.

Menurutnya, saat ini secara fungsional GBLA sudah sangat layak digunakan. “Itu tadi, tinggal masalah air, listrik, parkir, AC, penambahan daya dan koordinasi dengan upacara pembukaan,” katanya.

Pada rapat kemarin pun, kata Iwa, disepakati perbaikan dan penambahan kekurangan akan tuntas pada 31 Agustus mendatang. “Tinggal ada hal-hal lain, rapat teknis lanjutan. Masalah teknis akan diupayakan terus menerus. Senin depan rapat lagi,” paparnya.

Berdasarkan taksirannya, persiapan Stadion GBLA sebagai tempat upacara pembukaan dan penutupan sudah mencapai 90 persen. “Kita monitor. Diharapkan wali kota memantau day to day. Kami secara prinsip akan lakukan evaluasi,” tuturnya.

Terkait akses masuk dari Jalan Tol Purbaleunyi menuju Stadion GBLA, Iwa menuturkan pembangunan exit tol di kilometer 149 itu sudah mencapai 74 persen. Namun, untuk optimalisasi saat acara tersebut digelar, pihaknya mengimbau agar pintu masuk menuju Jalan Tol Buah Batu ditutup, yakni pada 17 September mendatang.

“Alasan kenapa kita imbau ditutup pintu masuk Tol Buah Batu agar menghindari kemacetan saat opening ceremony PON nanti,” pungkasnya. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, masih cukup waktu untuk memperbaiki beberapa masalah yang dihadapi saat ini.

Dengan catatan, pada bulan ini seluruh pengerjaan sudah bisa dikebut. “Pada dasarnya tidak ada masalah untuk pertandingan. Pertandingan normal, tapi karena pembukaan akan heboh sekali seperti konser, maka daya listriknya memang tidak memadai. Sehingga saya akan minta tolong PLN untuk membantu menaikan daya listrik Stadion GBLA Gede Bage,” katanya.

Dia melanjutkan, untuk lahan parkir, dari hasil evaluasi ketika Persib Bandung menjadikan Stadion GBLA sebagai markas, memang terkendala banyaknya parkir liar. “Parkir lebih dari cukup. Tapi enggak ada manajemen parkir profesional. Kami mohon panitia, pembukaan manajemen parkir diperbaiki,” katanya.

GBLA yang semula dikhawatirkan tidak layak dipakai karena adanya kerusakan konstruksi, menurutnya sudah mendapat jawaban dari hasil perbaikan oleh PT Adhi Karya. Setelah melihat beberapa pertandingan Persib yang menjadikan GBLA sebagai laga kandang, stadion tersebut layak pakai.

“Konstruksi kontraktor sudah hampir 100 persen. Itu berita baik. Pemkot sekarang tinggal mengebut apa yang menjadi kekurangan,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds